
Smartphone Infinix Note 50 Series baru. (Istimewa).
JawaPos.com - Infinix Note 50 Series diluncurkan di Indonesia dengan keunggulan mengikuti seri flagship kebanyakan yang sudah ada di pasaran. Saat booming teknologi AI di smartphone mahal, Infinix meluncurkan versi murahnya dengan Note 50 Series.
Menariknya lagi, tidak hanya memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengalaman bermain game, fitur tersebut diklaim bisa mendukung kebutuhan harian pengguna secara praktis dan efisien.
Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia menyatakan, dengan sistem operasi XOS 15 yang telah disematkan di Infinix Note 50, pengguna bisa mengakses berbagai fitur AI untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat tugas-tugas harian, hingga memperkaya pengalaman hiburan dan pengalaman mobile gaming yang memadai.
"Dilengkapi fitur AI untuk produktivitas, multitasking, dan gaming, Note 50 merepresentasikan langkah Infinix dalam menghadirkan pengalaman AI yang praktis dan fungsional dalam satu perangkat," kata Sergio di Jakarta baru-baru ini.
Dengan berbagai peningkatan dari fitur Infinix AI sebelumnya, ada setidaknya lima fitur AI pada Infinix Note 50 yang dapat dimaksimalkan untuk aktivitas harian. Pertama, ada One Sentence Summary & Control.
Infinix Note 50 memungkinkan pengguna membuka aplikasi, membuat pengingat, hingga mengirim pesan cukup dengan satu kalimat perintah suara. Cukup aktifkan Folax Assistant, ucapkan instruksi seperti “buka kamera” atau “ingatkan saya meeting jam 5 sore”, dan perangkat akan langsung merespons.
Lalu ada One-Tap Rewrite (AI Writing). Saat mengetik pesan, caption, atau dokumen, pengguna bisa memilih bagian teks dan mengetuk opsi “Rewrite” untuk mengubah gaya tulisan. Infinix Note 50 akan memberikan versi profesional, kasual, atau ringkas sesuai kebutuhan, sangat berguna bagi pelajar, pekerja, maupun content creator.
Kemudian ada Circle to Translate. Untuk menerjemahkan teks berbahasa asing, pengguna cukup mengaktifkan fitur Circle to Translate lalu lingkari teks yang ingin diterjemahkan di layar. Tanpa perlu menyalin/copy lalu menempel/paste atau membuka aplikasi eksternal, Infinix NOTE 50 dapat langsung membantu proses terjemahan secara real-time.
Call Summary dan Real-Time Translator.
Selama panggilan berlangsung, Infinix Note 50 dapat secara otomatis mencatat dan meringkas isi percakapan. Selain itu, fitur translator pada Infinix AI ini juga mampu menerjemahkan pembicaraan dua arah secara langsung.
Cukup aktifkan mode AI Call Assistant sebelum panggilan dimulai untuk mengakses fungsi ini, maka asisten pencatat pada Infinix Note 50 akan langsung siap untuk mencatat dan meringkas percakapan.
Terakhir ada AI Wallpapers dan AIGC Tools.
Fitur ini menjadi salah satu fitur terbaru pada Infinix AI, pengguna dapat membuat wallpaper unik dari deskripsi teks seperti “sunset di gunung” atau unggah foto yang ingin diubah tampilannya.
Fitur ini bisa diakses melalui menu personalisasi Note 50, memberikan kebebasan untuk berekspresi secara visual.
Selain rangkaian fitur AI canggih dan terlengkap di segmen Rp 2 jutaan, Infinix Note 50 diklaim memberikan performa yang stabil untuk gaming dan aktivitas harian dengan dukungan chipset MediaTek Helio G100 Ultimate dan layar AMOLED refresh rate tinggi 144 Hz.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
