JawaPos.com - Apple akan mengalihkan seperempat produksi iPhone-nya ke India dalam dua hingga tiga tahun ke depan, menurut laporan Wall Street Journal. Itu berarti lebih dari 50 juta iPhone per tahun akan diproduksi di Negeri Gangga itu.
Tiongkok akan tetap menjadi produsen iPhone terbesar di dunia, namun Apple dilaporkan berupaya mendiversifikasi lini produksinya mengingat ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok saat ini. Produksi iPhone di India sangat tertinggal dibandingkan Tiongkok, tetapi hal itu berubah dengan iPhone 14, yang mulai diproduksi pada bulan yang sama dengan di Tiongkok.
Dilansir via GSMArena, Senin (11/12), upaya produksi Apple di India berjalan lambat karena penolakan dari serikat pekerja lokal, yang menentang shift 12 jam. Namun pada 2023, Apple membuat lebih banyak unit iPhone 15 di India dibandingkan model lainnya.
Selain itu, raksasa teknologi asal Cupertino, California, AS itu juga memasarkannya untuk pertama kalinya dan berhasil merilis model buatan India pada hari peluncuran. Hal tersebut menandai langkah baru bagi Apple dan meningkatnya kepercayaan terhadap sumber daya di India
Foxconn, mitra pabrik Apple juga dilaporkan saat ini sedang membangun pabrik di negara bagian Karnataka, India yang akan dibuka untuk bisnis pada April 2024. Laporan WSJ menunjukkan bahwa pabrik besar lainnya sedang dalam pengerjaan.
Seperti sudah diberitakan sebelumnya juga, Tata Group, produsen mobil asal India juga akhirnya menyelesaikan akuisisi divisi Wistron yang merakit iPhone di India. Perjanjian tersebut mencakup 100 persen saham ekuitas di Wistron Infocomm Manufacturing, pembayaran USD 125 juta untuk jalur produksi, dan pinjaman antar-perusahaan senilai USD 550 juta yang diberikan kepada perusahaan induk Wistron India.
Kesepakatan tersebut mencakup fasilitas seluas 44 hektare (hampir 180.000 meter persegi) dengan delapan jalur produksi di dekat Bengaluru. Ini adalah salah satu tempat perakitan perangkat iPhone 12 dan iPhone 14, dan Tata diharapkan memainkan peran penting dalam peningkatan produksi iPhone di negara Asia.
Apple sendiri diketahui memiliki beberapa mitra yang membuat iPhone di India seperti Foxconn, Pegatron, dan Luxshare. Tetapi semua nama tersebut merupakan nama perusahaan Tiongkok. Tata adalah perusahaan India pertama yang menangani produksi iPhone, dan CEO serta Direktur Pelaksananya mengatakan kesepakatan tersebut sebagai 'tonggak penting' bagi Tata.