JawaPos.com - Tata Group, produsen mobil asal India akhirnya menyelesaikan akuisisi divisi Wistron yang merakit iPhone di Negeri Gangga itu. Perjanjian tersebut mencakup 100 persen saham ekuitas di Wistron Infocomm Manufacturing, pembayaran USD 125 juta untuk jalur produksi, dan pinjaman antar perusahaan senilai USD 550 juta yang diberikan kepada perusahaan induk Wistron India.
Dilansir dari India Times via GSMArena, Kamis (16/11), kesepakatan tersebut mencakup fasilitas seluas 44 hektare (hampir 180.000 meter persegi) dengan delapan jalur produksi di dekat Bengaluru. Ini adalah salah satu tempat perakitan perangkat iPhone 12 dan iPhone 14, dan Tata diharapkan memainkan peran penting dalam peningkatan produksi iPhone di negara Asia.
Apple sendiri diketahui memiliki beberapa mitra yang membuat iPhone di India seperti Foxconn, Pegatron, dan Luxshare. Tetapi semua nama tersebut merupakan nama perusahaan Tiongkok.
Tata adalah perusahaan India pertama yang menangani produksi iPhone, dan CEO serta Direktur Pelaksananya mengatakan kesepakatan tersebut sebagai 'tonggak penting' bagi Tata.
Sebagai informasi juga, Tata Group adalah konglomerat terbesar di India dan memiliki 29 perusahaan, termasuk Tata Motors, yang telah membuat kendaraan listrik sejak tahun 2020. Produksi iPhone akan berada di bawah payung Tata Electronics, divisi yang sama yang memproduksi casing iPhone. SE di sebuah fasilitas di Hosur, Tamil Nadu.
Sebelumnya diberitakan, Apple telah mendiversifikasi rantai pasokannya selama beberapa tahun terakhir. India diketahui menjadi salah satu tujuan pilihan untuk memproduksi produk Apple lainnya, keluar dari wilayah Tiongkok yang selama ini menjadi basis produksi Apple berskala besar.
Apple sendiri diketahui telah merakit iPhone di India selama lebih dari setengah dekade, dengan iPhone "Made in India" pertama adalah iPhone SE yang diproduksi oleh Foxconn pada tahun 2017. Apple memiliki dua mitra lagi di India untuk membuat iPhone - Pegatron dan Wistron.
Namun, dengan keluarnya Wistron dari bisnis iPhone di India, 100 persen sahamnya dibeli oleh Tata Electronics Private Limited (TEPL), menjadikannya perusahaan India pertama yang memproduksi iPhone.