
Perangkat Samsung Galaxy SmartTag 2.
JawaPos.com - Samsung mengumumkan jajaran perangkat Fan Edition atau (FE) barunya jelang akhir pekan lalu. Namun hal tersebut tampaknya belum cukup bagi Samsung dan mereka kembali meluncurkan ekosistem produk gadget lainnya yakni pelacak Galaxy SmartTag 2.
Perusahaan mengumumkan Galaxy SmartTag 2 beberapa saat yang lalu, dan perangkat tersebut akan mulai dijual minggu depan. Galaxy SmartTag 2 akan mulai dijual secara global pada 11 Oktober seharga USD 30 atau berkisar Rp 470 ribu.
Berbeda dengan SmartTag asli, yang memiliki model SmartTag+ berkemampuan UWB atau Ultra Wide Band, model baru ini menggabungkan Bluetooth dan UWB menjadi satu. Versi Plus tidak lagi diperlukan untuk generasi ini karena SmartTag 2 lebih baik daripada gabungan SmartTag dan SmartTag+ asli. Yang lebih tidak biasa dari SmartTag 2 adalah ia didesain ulang sepenuhnya, seolah-olah Samsung memutuskan bahwa tampilan SmartTag asli tidak layak untuk dikejar lagi.
Seperti bisa dilihat pada gambar, model baru ini memiliki bentuk lonjong, bukan belah ketupat seperti model sebelumnya. Dan satu-satunya kesamaan yang dimiliki SmartTag lama dan baru adalah lubang gantungan kunci, meskipun elemen tersebut ditingkatkan dengan sisipan logam untuk SmartTag 2 guna mencegah keausan.
Selain itu, desain baru ini telah meningkatkan ketahanan terhadap debu dan air. SmartTag 2 hadir dalam warna hitam atau putih. Fitur baru lainnya termasuk masa pakai baterai lebih lama, Mode Hemat Daya, Mode Hilang untuk pemilik hewan peliharaan, dan mode berjalan hewan peliharaan baru. Dan karena sudah lebih dari dua tahun sejak SmartTag asli dirilis, model baru ini bekerja sama dengan aplikasi SmartThings yang juga sudah ditingkatkan.
Pengguna kini dapat melacak SmartTag melalui tampilan Augmented Reality di ponsel mereka, menyinkronkan ulang Tag mereka dengan ponsel Galaxy baru, dan memeriksa apakah mereka dilacak oleh SmartTag yang tidak sah.
Dilansir via SamMobile, model baru ini juga menawarkan peningkatan kualitas build dengan peringkat IP67, bukan IP53. Selain desain eksterior, Galaxy SmartTag 2 menawarkan beberapa mode baru dan daya tahan baterai yang jauh lebih baik. Dari segi perangkat keras, Galaxy SmartTag 2 menawarkan konektivitas Bluetooth dan UWB secara default. Samsung juga meningkatkan masa pakai baterai untuk SmartTag 2, dan pelacak kini dapat bertahan hingga 700 hari (naik dari 165 – 300) melalui Mode Hemat Daya yang baru.
Meski mode ini dimatikan, Galaxy SmartTag 2 dapat bertahan hingga 500 hari dengan baterai baru. Seperti sudah disebutkan di atas, mode baru lainnya yang diperkenalkan oleh Galaxy SmartTag 2 adalah Mode Hilang, yang memungkinkan pemilik hewan peliharaan menyematkan pesan ke pelacak lokasi.
Pesan ini yang dapat berisi informasi pribadi, seperti nomor telepon, dapat dibaca oleh siapa saja yang memiliki ponsel berkemampuan NFC. Dan berbicara tentang hewan peliharaan, SmartTag 2 mendukung mode berjalan-jalan hewan peliharaan baru yang memudahkan pengguna mencatat perjalanan hewan peliharaan. Dan yang tak kalah pentingnya, Samsung memudahkan pengguna untuk menyinkronkan ulang Tag mereka saat berpindah ponsel Galaxy. Tag baru dapat secara otomatis melakukan sinkronisasi ulang dengan ponsel baru Anda jika Anda masuk dengan akun Samsung yang sama.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
