Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19.49 WIB

Tumbuh Pesat dalam Setahun, Pembiayaan Mobil Listrik oleh Multifinance Tembus Rp 26,20 Triliun

Ribuan mobil listrik BYD tiba di Pelabuhan Melbourne sebagai bagian dari pengiriman 5.000 unit yang menandai ekspansi agresif produsen EV asal Tiongkok ke pasar global (RNZ) - Image

Ribuan mobil listrik BYD tiba di Pelabuhan Melbourne sebagai bagian dari pengiriman 5.000 unit yang menandai ekspansi agresif produsen EV asal Tiongkok ke pasar global (RNZ)

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) atau hybrid oleh multifinance atau perusahaan pembiayaan per Agustus 2026 tumbuh 34,67 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 26,20 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan, pembiayaan kendaraan listrik ini terus tumbuh dan menjadi salah satu area ekspansi bagi multifinance.

“Dalam pengembangannya, pembiayaan kendaraan listrik tentu perlu memperhatikan berbagai tantangan, antara lain perkembangan pasar serta kesiapan ekosistem pendukungnya,” kata Agusman dalam konferensi pers RDKB secara daring di Jakarta, Senin (5/10).

Adapun total penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor oleh multifinance mengalami kontraksi sebesar 0,68 persen (yoy) menjadi Rp 403,02 triliun.

Secara keseluruhan, piutang pembiayaan multifinance tumbuh sebesar 1,68 persen (yoy) pada Agustus 2026 menjadi Rp 514,08 triliun.

Profil risiko multifinance terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) gross tercatat sebesar 3,04 persen dan NPF net sebesar 0,83 persen.

Sementara gearing ratio tercatat sebesar 2,04 kali dan berada di bawah batas maksimum sebesar 10 kali.

Khusus untuk buy now pay later (BNPL), OJK mencatat pembiayaan BNPL oleh multifinance tumbuh 36,57 persen (yoy) menjadi Rp 13,61 triliun, dengan NPF gross tercatat sebesar 3,03 persen.

OJK memproyeksikan kinerja industri multifinance hingga akhir 2026 tetap tumbuh positif, yaitu berada pada kisaran 2 persen sampai dengan 4 persen.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore