Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 13.40 WIB

IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi Uji Area 6.208, Cek Rekomendasi Saham INCO hingga TAPG

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan Jumat (25/9), (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan Jumat (25/9), (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan Jumat (25/9), setelah ditutup melemah sebesar 1,2 persen ke level 6,298 pada perdagangan Kamis (24/9).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6,208-6,258. Area penguatan terdekat IHSG berada di 6,322-6,344.

Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 6,267-6,108 sedangkan resistance di level 6,440-6,535.

MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Jumat (25/9), yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham INCO sebelumnya terkoreksi 1,46 persen ke level 4.720 dan disertai munculnya tekanan jual. Pergerakan saham juga belum mampu menembus MA20.

MNC Sekuritas memperkirakan, selama INCO masih mampu berada di atas level 4.600 sebagai stop loss, posisi saham tersebut sedang berada di awal wave [c] dari wave B. Investor dapat menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran 4.660-4.710, dengan target harga 5.000 hingga 5.300 dan stop loss di bawah 4.600.

Berikutnya, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham MDKA sebelumnya terkoreksi 0,65 persen ke level 3.060 dan disertai tekanan jual.

MNC Sekuritas memperkirakan, posisi MDKA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [a] pada label hitam. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 2.980-3.060, dengan target harga 3.180 hingga 3.210 dan stop loss di bawah 2.930.

Selanjutnya, saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham SSIA sebelumnya menguat 2,04 persen ke level 1.750 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Namun, pergerakannya belum mampu menembus MA20.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore