
Perry Warjiyo mundur sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).
JawaPos.com - Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet memiliki pandangan berbeda terhadap pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
Yusuf meyakini pengunduran diri gubernur BI tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek.
Menurut dia, apabila terjadi apresiasi maupun depresiasi rupiah setelah pergantian kepemimpinan di BI, pergerakan tersebut lebih banyak dipengaruhi sentimen global dibandingkan faktor domestik.
“Sentimen global, kebijakan suku bunga bank sentral utama, kondisi geopolitik, hingga pergerakan arus modal. Di sisi domestik, perhatian pasar juga lebih banyak tertuju pada fundamental ekonomi dan arah kebijakan pemerintah dibandingkan semata-mata pada pergantian pucuk pimpinan Bank Indonesia,” ujar Yusuf kepada JawaPos.com, Senin (27/7).
Bagi investor asing, kata Yusuf, yang menjadi perhatian utama bukan siapa yang memimpin Bank Indonesia, melainkan bagaimana bank sentral menjalankan mandatnya.
Investor asing akan lebih mempertimbangkan kredibilitas BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, dan memastikan kecukupan cadangan devisa. Selain itu, menjaga stabilitas sistem keuangan akan tetap menjadi faktor utama dalam menentukan persepsi investor terhadap Indonesia.
Selain itu, koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah juga akan menjadi sorotan. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sinergi kebijakan moneter dan fiskal sangat diperlukan, tidak hanya untuk menjaga stabilitas makroekonomi, tetapi juga untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Selama koordinasi tersebut tetap terjaga dan arah kebijakan BI konsisten, saya melihat pergantian gubernur tidak akan mengubah kepercayaan investor secara signifikan. Justru, momentum ini akan menjadi ujian bagi institusi Bank Indonesia,” ujarnya.
Pergantian kepemimpinan di BI justru akan menjadi ujian bagi institusi bank sentral dalam menjaga independensi dan kredibilitas kebijakan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022