
Perry Warjiyo.
JawaPos.com - Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai mundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, tidak akan mengerek nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.
Ibrahim menjelaskan, siapapun yang akan menggantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI akan sangat sulit untuk dapat mengembalikan posisi nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.
“Siapapun yang memimpin Bank Indonesia saat ini sangat sulit untuk membuat Rupiah kembali lagi mengalami penguatan,” ujar Ibrahim dalam pesan video yang diterima JawaPos.com, Senin (27/7).
Ibrahim mengatakan, permasalahan eksternal dan internal membuat Rupiah sulit untuk menguat. Ia menjelaskan, dari sisi eksternal kondisi ekonomi global yang tidak baik-baik akibat perang di Timur Tengah dan Eropa timur.
Sementara itu, dari sisi dalam negeri pelemahan rupiah dipengaruhi oleh program pemerintah seperti Makan bergizi Gratis (MBG) dan Kopdes Merah Putih yang memakan anggaran cukup besar.
Hal tersebut membuat kekuatan fiskal dalam negeri mengalami permasalahan yang berdampak pelemahan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar AS.
“Karena masalah geopolitik, ya perekonomian di dalam negeri pun juga sedang calut marut. Ini yang membuat Rupiah kembali mengalami pelemahan,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mundur dari jabatanya setelah menjabat sejak 24 Mei 2018 atau selama 7 tahun.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan surat pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI telah diterima oleh Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (26/7).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022