
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam HUT Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Jawa Barat, Rabu (1/7).
JawaPos.com - Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara tidak sepakat bila pidato Presiden Prabowo Subianto dianggap penyebab turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Faktor kinerja perusahaan terbuka lebih krusial menentukan harga pasar.
Surya menjelaskan, kenaikan dan penurunan IHSG lebih banyak dipengaruhi oleh faktor fundamental. Salah satunya adalah kinerja perusahaan yang melantai di bursa saham.
"Apabila kinerja perusahaan-perusahaan yang melangai di bursa secara mayoritas mengalami penurunan pendapatan atau kerugian, maka sudah sewajarnya jika nilai IHSG ikut turun," kata Surya, Sabtu (4/7).
Dia menilai kondisi saat ini terbilang anomali. Sebab, kinerja perusahaan di bursa cenderung stabil dan ekonomi makro memiliki indikator positif. Namun pada kenyataannya IHSG justru turun.
Baca Juga:Elevasi Air Bendungan Wonorejo Turun 10 Meter, Operasional PLTA Dipangkas hanya 5 Jam per Hari
Anomali ini semakin kuat dengan munculnya narasi bahwa pidato Prabowo sebagai penyebab IHSG turun. Oleh karena itu, perlu ada pendalaman dalam menyimpulkan kondisi sekarang.
"Narasi ini mengindikasikan adanya investor nakal yang melakukan tindakan irrasional di bursa, sehingga nilai IHSG mengalami penurunan. Terbukti turunnya IHSG ini kemudian disangkut-pautkan dengan agenda politik yang mendiskreditkan Presiden," imbuhnya.
Surya menduga adanya investor nakal yang melakukan tindakan irrasional. Sehingga membuat nilai pasar di bursa tidak sehat.
Kondisi ini bisa turut merugikan investor yang telah melakukan analisis fundamental dengan baik. Dampak serupa bisa dirasakan pula oleh perusahaan yang terdaftar di bursa.
"Demi mencapai agenda politik kotor yang terselubung, mereka telah merugikan banyak pihak," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
