
CEO Danantara Rosan Roeslani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyatakan kepercayaan investor gobal masih baik dan tinggi terhadap prospek ekonomi dan investasi di Indonesia.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan sinyal tersebut tercermin dari tingginya minat investor internasional terhadap penerbitan obligasi global perdana (global bond) Danantara Indonesia berbasis dolar AS yang mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed lebih dari tiga kali lipat.
"Saya sampaikan bahwa kepercayaan market, kepercayaan dunia luar terhadap Indonesia itu sangat baik. Ini tercermin dari mereka bersedia untuk membeli global bond-nya Danantara dari jangka yang lima tahun, 10 tahun dan bahkan mereka menyatakan kepada saya sangat-sangat terbuka apabila Danantara ingin menerbitkan bond sampai yang 30 tahun," ujar Rosan dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (16/6).
Rosan menyebut, Danantara semula menargetkan penghimpunan dana sebesar USD 1 miliar melalui penerbitan obligasi global. Namun, setelah melakukan rangkaian roadshow ke sejumlah pusat keuangan dunia, permintaan investor mencapai USD 4,6 miliar.
"Dari rencana USD 1 miliar yang kami ingin capai, book building yang masuk kurang lebih USD 4,6 miliar. Sehingga akhirnya kami meningkatkan penerbitan menjadi 1,5 miliar dolar AS," ujarnya.
Menurut Rosan, tingginya permintaan investor menjadi indikator kuat bahwa pasar internasional masih menaruh kepercayaan besar terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Apalagi, penerbitan obligasi dilakukan di tengah ketidakpastian ekonomi global, meningkatnya tensi geopolitik, serta tekanan yang sempat mewarnai pasar keuangan domestik.
"Ini adalah hasil yang sangat baik dan ini membuktikan juga bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia ini tinggi. Dan ini real," ucapnya.
Lanjutnya, dana hasil penerbitan obligasi tersebut terbagi dalam tenor 5 tahun dan 10 tahun, di mana angkanya masing-masing senilai USD 750 juta. Menariknya, kata Rosan, tingkat kupon yang diperoleh berada di bawah ekspektasi awal pasar. Yakni, obligasi tenor lima tahun ditetapkan dengan imbal hasil 5,35 persen, sedangkan tenor 10 tahun sebesar 5,95 persen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022