Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Juni 2026 | 20.07 WIB

Danantara Optimistis Penguatan IHSG Cerminan Kepercayaaan Investor Terhadap Fundamental Indonesia

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia/Kepala BP BUMN Dony Oskaria. (Istimewa). - Image

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia/Kepala BP BUMN Dony Oskaria. (Istimewa).

JawaPos.com – Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir dinilai merupakan  respons positif terhadap perekonomian Indonesia ke depan. Danantara Indonesia menilai penguatan IHSG menjadi sinyal positif meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian nasional. Optimisme pasar tersebut mencerminkan keyakinan investor terhadap kuatnya fundamental ekonomi Indonesia serta kinerja perusahaan-perusahaan nasional.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, apresiasi pasar modal menjadi bukti bahwa investor semakin melihat potensi jangka panjang Indonesia berdasarkan kondisi fundamental yang solid.

“Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi kita maupun fundamental perusahaan-perusahaan Indonesia. Kinerja yang baik tersebut membuat IHSG menguat cukup signifikan, termasuk rupiah yang juga menunjukkan penguatan,” ujar Dony  usai Flag Off BTN Jakarta International Marathon di Monas, Jakarta, Minggu (14/6).

Menurut Dony, pergerakan pasar dalam jangka pendek memang dapat dipengaruhi oleh berbagai sentimen. Namun, investor pada akhirnya akan kembali menilai berdasarkan kekuatan ekonomi nasional dan kinerja masing-masing perusahaan.

Dony menambahkan, perusahaan-perusahaan nasional khususnya BUMN masih memiliki fundamental yang kuat di berbagai sektor strategis. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan nilai perusahaan sekaligus menjaga kepercayaan investor.

“Teman-teman bisa melihat bahwa fundamental perusahaan kita, baik perbankan, tambang, infrastruktur maupun perusahaan BUMN lainnya semuanya bagus,” ujar Dony.

Terkait aksi korporasi seperti pembelian kembali (buyback) saham oleh perusahaan BUMN, Dony mengatakan hal tersebut merupakan mekanisme bisnis yang wajar apabila perusahaan melihat harga saham belum mencerminkan nilai fundamental sebenarnya.

“Buyback itu sebetulnya proses yang normal. Kalau kita melihat saham kita terlalu rendah, tentu pasti kita ambil. Sayang kan daripada investasi di tempat lain, lebih baik kita investasi dengan saham kita sendiri,” jelas Dony.

Sejalan dengan optimisme tersebut, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu menilai kuatnya fundamental ekonomi juga perlu terus didukung oleh bergeraknya sektor riil, termasuk industri perumahan yang memiliki multiplier effect besar terhadap perekonomian.

Nixon mengatakan, BTN tetap optimistis menjaga momentum pertumbuhan dengan terus mendorong permintaan masyarakat terhadap hunian melalui berbagai inovasi pembiayaan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore