
Nilai tukar rupiah pada Senin (18/5) pagi bergerak melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp 17.630 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah pada Senin (18/5) pagi bergerak melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp 17.630 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.597 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah melemah seiring hasil pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping tak banyak membahas solusi terkait perang AS-Iran.
“Rupiah berpotensi kembali melemah merespons sentimen risk off global pada hari Jumat (15/5), dolar AS menguat cukup besar di tengah sell off semua aset, termasuk obligasi, saham, crypto, dan mata uang oleh kekecewaan investor pada hasil pertemuan Xi dan Trump yang tidak banyak membahas atau memberikan solusi terhadap perang AS-Iran,” ungkapnya dikutip dari Antara, Senin (18/5).
Dalam pertemuan Xi dan Trump, Tiongkok menganjurkan agar Selat Hormuz segera dibuka kembali dengan mempertahankan gencatan senjata.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mendorong perdamaian dan memfasilitasi perundingan, dan akan terus memainkan perannya untuk mendorong perang segera mereda serta memulihkan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Meski begitu Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, upaya mediasi yang dipimpin Pakistan dengan AS belum gagal, tetapi menghadapi “jalan yang sangat sulit”, dengan alasan ketidakpercayaan terhadap Washington dan pesan-pesan Amerika yang kontradiktif.
Araghchi mengatakan, Iran tetap berkomitmen pada diplomasi meski apa yang digambarkannya sebagai gencatan senjata yang “goyah” setelah perang baru-baru ini yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran.
Mengutip Anadolu, Trump sendiri menyatakan ketidakyakinan apakah kesepakatan akan segera tercapai antara AS dengan Iran karena negosiasi mengenai program nuklir dan konflik yang sedang berlangsung terus berlanjut tanpa penyelesaian.
Menurut beberapa laporan media, Trump diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa jam mendatang apakah akan melanjutkan serangan terhadap rezim Iran atau tidak, karena pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik dan mengatasi program nuklir Iran sejauh ini masih gagal mencapai kesepakatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022