
Logo Bank Dunia (Business Today)
JawaPos.com – Bank Dunia atau World Bank memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 4,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka ini lebih rendah dibanding proyeksi sebelumnya yang dirilis Oktober 2025 sebesar 4,8 persen.
Revisi tersebut disampaikan dalam laporan East Asia and Pacific (EAP) Economic Update edisi April 2026 yang dirilis pada awal April 2026. Dalam laporan itu, Bank Dunia menilai perlambatan ekonomi Indonesia dipicu oleh tekanan eksternal.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan melambat menjadi 4,7 persen, karena hambatan dari kenaikan harga minyak dan sentimen penghindaran risiko,” tulis Bank Dunia dalam laporannya, dikutip Minggu (12/4).
Disisi lain, proyeksi tersebut juga lebih rendah dibanding capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sebelumnya yang mencapai 5,1 persen. Meski demikian, Bank Dunia memperkirakan ekonomi nasional akan kembali menguat pada 2027 dengan pertumbuhan mencapai 5,2 persen.
Kenaikan itu didorong oleh peningkatan investasi, termasuk dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantata atau Danantara, serta pelonggaran kebijakan moneter.
Tidak hanya Indonesia, kawasan Employee Assistance Program (EAP) juga diprediksi mengalami perlambatan pada 2026. Pertumbuhan regional diperkirakan turun menjadi 4,2 persen, dari sebelumnya 5,0 persen.
Bank Dunia menilai perlambatan ini dipicu oleh guncangan eksternal, terutama kenaikan harga energi akibat konflik di Timur Tengah serta meningkatnya hambatan perdagangan global.
Sementara itu, Direktur Penelitian Kelompok Bank Dunia Aaditya Mattoo mengungkapkan bahwa kawasan EAP sebenarnya memiliki ketahanan ekonomi yang cukup kuat. Namun, tekanan global saat ini berpotensi mengganggu kinerja ekonomi.
“Namun tantangan saat ini dapat meningkatkan beban ekonomi dan menghambat pertumbuhan produktivitas,” ujar Aaditya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Kuching City vs Kitchee: The Cats Incar Poin, Wakil Hong Kong Ingin Beri Perlawanan
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022