Ilustrasi uang rupiah. (Pixabay)
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi bahkan memprediksi bahwa depresiasi rupiah akan terus terjadi. Bahkan untuk akhir perdagangan hari ini berpotensi melemah hingga Rp 16.980 per dolar AS.
"Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp. 16.950- Rp.16.980," kata Ibrahim dalam analisisnya, Rabu (21/1).
Diketahui, pelemahan rupiah terhadap dolar AS ini dipicu oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump yang mempertahankan tuntutannya untuk Greenland, dan dalam sebuah wawancara dengan NBC News, ia tidak mengungkapkan apakah ia akan mengerahkan militer untuk pulau tersebut.
Bahkan, kekhawatiran akan intervensi militer AS meningkat pada bulan Januari setelah Washington melancarkan serangan ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro. Trump kini menuju Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, di mana presiden AS kemungkinan akan bertemu dengan beberapa pemimpin Eropa.
"Selama akhir pekan, kekhawatiran akan perang dagang yang diperbarui meningkat setelah Trump mengatakan dia akan mengenakan bea tambahan 10% mulai 1 Februari," jelasnya.
"Utamanya berlaku untuk barang impor dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris, meningkat menjadi 25% pada 1 Juni jika tidak ada kesepakatan tentang Greenland yang tercapai," tukasnya.
Sementara itu, mengutip kurs valas di sejumlah laman resmi perbankan harganya terus bergerak tinggi. Seperti dilihat dari laman resmi Bank BCA, dolar di TT Counter tercatat telah dijual sebesar Rp 17.095 dengan harga beli sebesar Rp 16.795 per dolar AS.
Adapun di Bank BNI, harga jual dolar telah tembus sebesar Rp 16.984 dan harga beli sebesar Rp 16.964 per dolar AS.
Bahkan, harga jual dolar di BRI telah tercatat tembus Rp 16.975 dengan harga beli sebesar Rp 16.948 per dolar AS.
Kemudian di Bank BTN, harga jual dolar tercatat sebesar Rp 16.900 dengan harga beli sebesar Rp 16.650 per dolar AS.
Selanjutnya, harga jual dolar AS di Bank CIMB Niaga tercatat sebesar Rp 16.968 dan harga beli sebesar Rp 16.953 per dolar AS.
Sedangkan di Bank Mandiri harga jual dolar AS telah mencapai harga tertinggi Rp 17.070 dengan harga beli sebesar Rp 16.980 per dolar AS.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022