PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) rebranding produk tabungan hasil kolaborasi dengan PT Pos Indonesia (Persero), yang sebelumnya bernama e
JawaPos.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara resmi telah melakukan rebranding produk tabungan hasil kolaborasi dengan PT Pos Indonesia (Persero) yang sebelumnya dikenal sebagai e’Batarapos kini resmi berganti nama dan identitas menjadi Tabungan BTN Pos.
Tak sekadar pergantian logo, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan rebranding ini dirancang untuk menjangkau segmen Gen Z serta masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Dalam upaya rebranding tersebut BTN membidik penghimpunan dana murah (CASA) hingga Rp 5 triliun dalam setahun ke depan.
“Dengan rebranding ini, kami ingin mendorong lebih banyak generasi muda dan masyarakat di daerah 3T bertransaksi secara digital melalui aplikasi Bale by BTN dengan fitur cardless. Harapannya, akses layanan perbankan semakin mudah dan inklusif,” kata Nixon dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Minggu (11/1).
BTN pun tak menutup ambisi bahwa target penghimpunan dana RP 5 triliun bisa tercapai. Pasalnya, Tabungan BTN Pos akan dikampanyekan secara agresif di daerah-daerah, memanfaatkan hampir 3.000 kantor pos yang dinilai memiliki lokasi strategis dan menjangkau wilayah yang belum tersentuh jaringan kantor BTN.
“Target kami jelas Rp5 triliun. Hampir setiap kecamatan punya kantor pos. Ini keunggulan yang kami optimalkan untuk memperkuat dana murah,” jelas Nixon.
Lebih lanjut, Nixon menjelaskan salah satu pembaruan utama dalam Tabungan BTN Pos adalah fitur cardless. Lewat aplikasi Bale by BTN, nasabah kini bisa melakukan setor dan tarik tunai di kantor pos tanpa harus membawa buku tabungan.
Selain itu, nasabah cukup memasukkan nominal transaksi, mendapatkan kode token, lalu datang ke loket kantor pos untuk bertransaksi. Menurut Nixon, inisiatif ini menjawab tuntutan era digital yang serba praktis, apalagi penetrasi smartphone di Indonesia sudah sangat tinggi, bahkan di daerah pelosok.
“Jaringan kantor pos menjangkau wilayah yang mungkin belum terlayani BTN. Di sisi lain, hampir semua masyarakat sudah memiliki ponsel pintar. Kombinasi ini sangat kuat untuk mendorong inklusi keuangan,” jelasnya.
Adapun hingga kini, BTN mencatat lebih dari 500 ribu nasabah e’Batarapos. Dengan rebranding menjadi Tabungan BTN Pos dan penguatan sinergi, potensi penghimpunan dana masyarakat dinilai semakin besar.
“Pos Indonesia adalah mitra strategis dalam transformasi pendanaan ritel BTN. Kami ingin BTN menjadi bank transaksional sehari-hari yang andal, baik dari sisi layanan maupun teknologi,” imbuh Nixon.
Dari sisi identitas, Tabungan BTN Pos juga hadir dengan logo dan desain baru. Filosofinya mencerminkan babak baru kolaborasi BTN dan Pos Indonesia yang setara dan berkelanjutan. Perpaduan warna dynamic blue BTN dan delft blue Pos Indonesia dipadukan dengan simbol sayap oranye yang melambangkan semangat melesat serta jaringan layanan yang menjangkau seluruh Indonesia.
Untuk memperkenalkan Tabungan BTN Pos, kedua BUMN tersebut menggelar BTN x PosIND Festival 2026 di Kantor Pos Jakarta Lapangan Banteng dan Graha Pos Bandung pada 5–9 Januari 2026. Masyarakat yang membuka rekening dan mengaktivasi Bale by BTN berkesempatan memperoleh berbagai benefit, mulai dari Bale Poin hingga Rp 350 ribu, promo makanan serba Rp 10 ribu, hingga kopi seharga Rp 1.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
