
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Menandai babak baru ekspansi perbankan syariah di Indonesia. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi melepas Unit Usaha Syariah (UUS) dan menyerahkannya kepada entitas baru, PT Bank Syariah Nasional (BSN).
Keputusan ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN yang digelar pada Selasa (18/11). Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjelaskan, keputusan ini membuat seluruh hak dan kewajiban UUS BTN secara otomatis dialihkan ke BSN.
Nixon memastikan, langkah tersebut sekaligus menuntaskan proses penggabungan UUS BTN dengan Bank Victoria Syariah, sehingga BSN langsung melesat menjadi bank umum syariah (BUS) terbesar kedua di Tanah Air dengan total aset mencapai Rp70 triliun.
“Melalui keputusan ini, seluruh hak dan kewajiban UUS BTN dialihkan ke BSN. Hasil penggabungan UUS BTN dan Bank Victoria Syariah tersebut akan menjadikan BSN sebagai bank umum syariah (BUS) dengan aset terbesar kedua di Indonesia, dengan total aset menembus Rp 70 triliun,” jelas Nixon dalam RUPSLB BTN di Menara I BTN, Jakarta.
Nixon membeberkan bahwa kewajiban spin-off dilakukan karena aset UUS BTN telah melewati ambang batas sesuai Pasal 59 POJK 12/2023 sejak kuartal IV-2023, dengan aset mencapai Rp54,3 triliun berdasarkan laporan keuangan audited 2023. "Oleh karena itu, Perseroan selaku bank umum konvensional wajib melakukan pemisahan atau spin-off UUS,” bebernya.
Lebih lanjut, BTN menilai pemisahan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kontribusi perbankan syariah di tengah prospek pertumbuhan ekonomi syariah yang kian menjanjikan. Selain memberi dampak positif bagi perseroan, keputusan ini diharapkan memperluas akses layanan syariah bagi masyarakat dan meningkatkan daya saing industri secara keseluruhan.
“Pemisahan UUS juga dilakukan seiring dengan iklim regulasi yang semakin kondusif,” lanjut Nixon.
Setelah spin-off, Nixon menyebut BSN akan memfinalisasi pengalihan aset dan kewajiban UUS BTN melalui RUPSLB BSN pada 19 November 2025. Dengan penggabungan tersebut, aset BSN akan mencapai Rp71,3 triliun, menempatkannya di posisi strategis sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia.
BTN juga menyiapkan Group Principle Guideline (GPG) sebagai pedoman tata kelola antara induk dan anak perusahaan untuk memastikan harmonisasi kebijakan, standardisasi proses, serta peningkatan efisiensi dan kepatuhan.
BSN sendiri akan menjalankan Corporate Plan 2025–2029 yang menitikberatkan lima strategi utama: memperkuat pembiayaan syariah berkelanjutan, menurunkan NPF melalui pengelolaan risiko yang lebih kuat, mendorong dana murah lewat inovasi digital, meningkatkan pendapatan berbasis komisi (fee-based income), dan memperluas pembiayaan rumah bagi segmen milenial dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Sebagai induk, BTN akan tetap memberikan dukungan strategis untuk memastikan daya saing bisnis syariah dan konvensional tumbuh seimbang. Sinergi keduanya diharapkan mendorong BTN sebagai grup perbankan nasional yang inklusif, inovatif, serta berorientasi pada keberlanjutan.
“Dengan disetujuinya pemisahan ini, seluruh hak, kewajiban, dan tanggung jawab UUS BTN akan beralih kepada BSN secara efektif pada tanggal efektif pemisahan yang akan ditetapkan dalam waktu dekat,” tutup Nixon.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022