Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Januari 2025 | 20.13 WIB

AXAFinancial Indonesia Permudah Nasabah Modifikasi Polis dan Premi Asuransi

Direktur Utama AXA Financial Indonesia Niharika Yadav (kanan) dan Chief Health Officer Yudhistira Dharmawata (kiri) memaparkan produk AXA Long Term Life Protector. (Agas Putra Hartanto/Jawapos) - Image

Direktur Utama AXA Financial Indonesia Niharika Yadav (kanan) dan Chief Health Officer Yudhistira Dharmawata (kiri) memaparkan produk AXA Long Term Life Protector. (Agas Putra Hartanto/Jawapos)

JawaPos.com - Penurunan daya beli masyarakat mendorong perusahaan asuransi untuk beradaptasi. Menawarkan polis yang menyesuaikan kemampuan bayar nasabah. Sehingga memberikan opsi berdasarkan kebutuhan tanpa menurunkan pertanggunan.

Chief Health Officer AXAFinancial Indonesia Yudhistira Dharmawata optimistis penjualan produk asuransi positif tahun ini. Dengan memberikan kemudahan untuk bisa menyesuaikan dengan kebutuhan perlindungan. Sehingga preminya bisa lebih ekonomis.

"Sekali lagi bukan harus nurunin pertanggungan atau mengubah masa bayar. Tapi kita juga berikan opsi masa pertanggungan lebih pendek yang sesuai kebutuhan," ucapnya saat peluncuran AXA Long Term Life Protector di kawasan Kuningan, Kamis (16/1).

Menurut dia, produk asuransi jiwa harus dirancang untuk memastikan stabilitas keuangan nasabah. Salah satunya, AXA Long Term Life Protector yang memiliki nilai jual variasi jangka waktu perlindungan yang dapat dimodifikasi. Memilih jangka waktu perlindungan dan tingkat perlindungan sesuai bujet.

Seperti pilihan pembayaran premi selama 5 tahun, 10 tahun, atau sepanjang jangka waktu masa asuransi. Jangka waktu perlindungan juga bisa disesuaikan mulai dari usia 60 hingga 90 tahun.

"Produk ini jadi produk utama kami di tahun ini, apalagi secara data permintaan pada asuransi tradisional cukup meningkat. Hanya saja kami juga mempersiapkan beragam asuransi sesuai preferensi nasabah hingga akhir tahun ini," jelas Yudhistira.

Berdasarkan data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada kuartal III 2024, total pendapatan premi senilai Rp 132,27 triliun. Asuransi jiwa tradisional menyumbang dengan pendapatan premi Rp 78,4 triliun. Meningkat sebesar 15,9 persen secara year-on-year (YoY).

Direktur Utama AXA Financial Indonesia Niharika Yadav melihat terjadi pergeseran preferensi masyarakat Indonesia terhadap produk asuransi jiwa tradisional dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini mendorong perusahaan merancang produk yang memberi hak kepada nasabah untuk menentukan jangka waktu dan besaran perlindungannya. Juga memanfaatkan platform digital untuk memberikan fleksibilitas komprehensif.

"Kami berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan setiap individu," jelasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore