
lustrasi layanan asuransi ikut pastikan kesiapan jelang Nataru. (Istimewa)
JawaPos.com-Periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) kembali diwarnai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat ke berbagai daerah. Mulai dari jalur mudik hingga destinasi wisata.
Tingginya aktivitas perjalanan ini turut membawa risiko kesehatan, baik akibat kelelahan, kecelakaan, maupun gangguan kesehatan mendadak yang kerap terjadi selama libur panjang.
Kondisi tersebut membuat kesiapan layanan kesehatan menjadi perhatian penting, terutama di wilayah tujuan wisata dan jalur padat perjalanan. Akses terhadap fasilitas medis yang memadai dinilai krusial agar masyarakat tetap merasa aman selama beraktivitas di luar daerah asal.
Menjawab tantangan tersebut, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) menyatakan telah memastikan kesiapan jaringan layanan kesehatan selama periode libur Nataru. Perusahaan ini didukung lebih dari 8.000 mitra provider layanan kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Meliputi rumah sakit, klinik, laboratorium, dan apotek.
Jaringan layanan tersebut diklaim menjangkau sejumlah daerah dengan tingkat kunjungan wisata yang tinggi. Seperti Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Dengan cakupan tersebut, peserta asuransi diharapkan tetap dapat mengakses layanan kesehatan saat berada di luar kota atau daerah asal selama masa liburan.
Direktur Operasional Mandiri Inhealth Jenni Wihartini mengatakan, libur panjang seperti Nataru kerap diiringi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan. Kesiapan layanan menjadi faktor penting untuk mendukung kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh.
“Periode Natal dan Tahun Baru identik dengan meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat. Karena itu, akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau menjadi hal yang perlu dipastikan agar masyarakat dapat menjalani liburan dengan lebih tenang,” ujar Jenni dalam keterangan resminya.
Selain kesiapan jaringan provider, Mandiri Inhealth juga memastikan dukungan layanan operasional di sejumlah rumah sakit. Termasuk fasilitas pendampingan bagi peserta yang membutuhkan informasi maupun bantuan selama proses perawatan.
Langkah ini dilakukan untuk mempermudah akses layanan, terutama di tengah kepadatan fasilitas kesehatan saat musim liburan.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama libur Nataru. Termasuk mengatur waktu istirahat, menjaga asupan makanan, serta mewaspadai potensi risiko kesehatan saat melakukan perjalanan.
Dengan perencanaan yang matang dan dukungan layanan kesehatan yang memadai, libur panjang diharapkan dapat dinikmati dengan aman dan nyaman.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
