
Fintech Jembatan Emas kerja sama dengan Paxel untuk pembiayaan UMKM dan karyawan.
JawaPos.com - Perusahaan financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending, Jembatan Emas menggandeng perusahaan logistik berbasis aplikasi dalam menyalurkan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Jembatan Emas memberikan bantuan pembiayaan berupa modal usaha kepada para kurir Paxel, yang dikenal dengan sebutan Hero dan karyawan Paxel yang mau memulai usaha.
Direktur Paxel, Bryant Christanto menjelaskan, Jembatan Emas juga siap membiayai pelaku UMKM pengguna jasa Paxel yang saat ini sudah mencapai lebih dari 600 ribu. "Kolaborasi ini merupakan salah satu tujuan Jembatan Emas, yakni mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis diterima JawaPos.com, Senin (24/2).
Kolaborasi business-to business (B2B) ini diharapkan mampu memberikan kemudahan terutama bagi kurir Paxel dan mitra UMKM pelanggan Paxel dalam mengajukan pinjaman dan memulai atau mengembangkan usaha mereka. Bryant menuturkan, prosesnya mudah dan tidak memerlukan data keuangan yang rumit.
"Selain proses simpel, Jembatan Emas memberikan promosi harga. Jembatan Emas berharap, pembiayaan ini benar-benar menjadi jawaban bagi calon-calon pelaku usaha UMKM di Indonesia," tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022