
President Director Chubb Life Indonesia Kumaran Chinan (kanan) dan Chief Agency Officer Chubb Life Indonesia Darwin Gunawan (kiri). (Chubb Life Indonesia untuk Jawa Pos)
JawaPos.com - Perusahaan asuransi terus mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Berbagai inisiatif baru dilakukan untuk meningkatkan inklusivitas asuransi di Indonesia. Produk proteksi masih menjadi andalan tahun ini.
Produk tradisional seperti endowment memang tengah diminati. Sehingga berpeluang untuk terus bertumbuh lebih tinggi tahun ini. Nasabah lebih mengutamakan perlindungan, termasuk asuransi penyakit kritis.
Produk asuransi jiwa tradisional dwiguna kombinasi menjadi andalan PT Chubb Life Insurance Indonesia (Chubb Life Indonesia). Selain memberikan perlindungan dari ketidakpastian, juga membantu nasabah dalam merencanakan finansial di masa depan.
Selain itu, juga terdapat manfaat perlindungan terhadap risiko meninggal dunia. Yang diharapkan mampu memberikan ketenangan pikiran bagi nasabah dan orang-orang terdekat.
Selain itu, juga terdapat manfaat perlindungan terhadap risiko meninggal dunia. Yang diharapkan mampu memberikan ketenangan pikiran bagi nasabah dan orang-orang terdekat.
Presiden Direktur Chubb Life Indonesia Kumaran Chinan menjelaskan, apabila nasabah meninggal dunia selama masa pembayaran premi, nasabah dilindungi 100 persen dari uang pertanggungan atau 100 persen dari total premi yang telah dibayarkan. Memilih mana yang lebih besar. Setelah manfaat tersebut dibayarkan, maka polis akan berakhir.
Sementara itu, jika nasabah meninggal dunia karena sebab apa pun setelah masa pembayaran premi selesai, maka penerima manfaat akan memperoleh 100 persen dari uang pertanggungan. Polis tetap aktif.
Menurut dia, kebutuhan nasabah terus berkembang. Tidak hanya mencari perlindungan jiwa, tetapi juga solusi keuangan jangka panjang.
"Kami memahami kebutuhan nasabah yang selalu berubah dan menyadari keinginan nasabah akan solusi asuransi yang tidak hanya memberikan perlindungan. My Wealth Protection memberikan rasa nyaman bagi nasabah dan membantu mencapai tujuan finansial," beber Kumaran, Kamis (29/5).
Produk endowment combination tersebut menawarkan fleksibilitas dalam perencanaan keuangan nasabah. Masa pembayaran premi dapat dipilih sesuai dengan kemampuan finansial tertanggung. Yakni selama 3, 5, 8, atau 10 tahun.
Setelah masa pembayaran premi selesai, nasabah tetap mendapatkan perlindungan selama 15 tahun atau 25 tahun, tergantung pada pilihan yang diambil.
Frekuensi pembayaran premi juga dapat menyesuaikan kemampuan nasabah. Mulai dari bulanan, triwulanan, semesteran, hingga tahunan. Uang pertanggungan minimum sebesar Rp 100 juta.
"Tersedia nilai tunai yang dapat digunakan oleh tertanggung untuk kebutuhan di masa depan. Manfaat akhir pertanggungan maksimum sebesar 200 persen uang pertanggungan," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
