
Ilustrasi investasi.
Menyiapkan dana pendidikan anak jadi salah satu tugas orang tua di antara berbagai tuntutan kebutuhan keuangan lainnya. Namun, dana pensiun juga penting agar kelak di usia senja orang tua tidak menjadi beban bagi anak.
---
DANA pendidikan anak maupun dana pensiun merupakan dua prioritas yang harus dipersiapkan dengan baik. Dua hal itu penting. Juga, membutuhkan dana yang besar.
Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Krizia Maulana menjelaskan, ada tiga langkah yang bisa dilakukan untuk mempersiapkannya.
Pertama, isi penuh dulu pos dana darurat. Krizia menuturkan, orang tua ingin agar anak-anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik dibandingkan mereka. Sebab, pendidikan tinggi merupakan salah satu faktor pendukung masa depan yang baik.
Namun, biaya pendidikan terus mengalami peningkatan yang cukup tinggi sehingga terkadang dana yang sudah disiapkan tidak cukup. Di saat seperti itu, ada saja orang tua yang menggunakan simpanan dana pensiunnya untuk menutupi kekurangan biaya pendidikan.
Hal seperti itu tidak seharusnya terjadi jika persiapan dana pendidikan sudah memperhitungkan faktor inflasi. ”Namun, jika terpaksa, sebaiknya ambil dari pos dana darurat,” katanya.
”Sangat tidak disarankan untuk mengambil dari pos dana pensiun karena akan mengorbankan kesejahteraan kita di masa depan sekaligus menambah beban keuangan anak (dalam menanggung kebutuhan orang tua di usia lanjut kelak),” lanjut Krizia.
Oleh karena itu, kata Krizia, mengisi penuh pos dana darurat menjadi keharusan bagi setiap rumah tangga agar pengeluaran tak terduga tidak mengganggu pos keuangan lainnya.
Kedua, isi pos dana pensiun sejak masih lajang. Menurut dia, tidak memiliki waktu yang cukup alias terlambat menyiapkan dana untuk masa pensiun telah menjadi kesalahan umum. Padahal, alangkah baiknya jika pos dana ini mulai diisi sejak kita menerima gaji pertama.
Agar ”cicilannya” terasa ringan dan mumpung belum direcoki dengan kewajiban mengisi pos dana pendidikan anak.
”Sebab, semakin mendekati usia pensiun, semakin sempit pula waktu yang kita miliki untuk menyiapkan masa pensiun,” terang Krizia.
Sehingga, porsi atau persentase gaji yang harus disisihkan untuk mengisi pos tersebut harus semakin besar. ”Padahal, kebutuhan hidup semakin meningkat,’’ imbuhnya.
Ketiga, isi kedua pos secara berbarengan dan seimbang. Krizia menjelaskan, ketika anak sudah lahir, tentu orang tua harus mulai menyiapkan dana pendidikan anak, mulai tingkat TK hingga kuliah.
Dengan demikian, pos dana pensiun dan pos dana pendidikan anak harus diisi secara berbarengan dengan porsi yang seimbang.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
