Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 November 2023 | 02.29 WIB

KSSK: Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga, Lebih Baik Dari Mata Uang Negara Lain

Konferensi pers KSSK IV di Jakarta, Jumat (3/11). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melaporkan penguatan dolar AS secara signifikan mendorong pelemahan berbagai mata uang negara lain, termasuk nilai tukar Rupiah.
 
Meski begitu, indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) pada 27 Oktober 2023 berada di level 106,56 atau menguat 2,93 persen ytd.
 
“Peningkatan Indeks DXY memberikan tekanan depresiasi terhadap mata uang utama, seperti Yen Jepang dan Dolar Australia yang melemah masing-masing 12,61 persen dan 6,76 persen ytd,” kata Ketua KSSK sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/11).
 
Selain itu, peningkatan indeks DXY juga memberikan tekanan depresiasi mata uang kawasan. Seperti Ringgit Malaysia dan Baht Thailand masing-masing 7,82 persen dan 4,39 persen ytd.
 
 
“Sementara itu, dengan langkah-langkah stabilisasi yang ditempuh BI, depresiasi nilai tukar Rupiah relatif lebih baik (dari mata uang negara lain), yakni 2,34 persen ytd,” imbuhnya.
 
 
Ke depan, Sri Mulyani mengatakan, langkah stabilisasi nilai tukar Rupiah terus diperkuat agar sejalan dengan nilai fundamentalnya dan mendukung upaya pengendalian imported inflation.
 
Selain itu, upaya-upaya lainnya juga terus diperkuat untuk meningkatkan mekanisme pasar dalam manajemen likuiditas institusi keuangan domestik.
 
Kemudian, menarik masuknya aliran portofolio asing dari luar negeri, serta meningkatkan dan memperluas koordinasi dalam rangka implementasi instrumen penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.
 
“Penguatan harmonisasi kebijakan fiskal, moneter dan sektor keuangan juga akan terus dilakukan untuk memperkuat efektivitas bauran kebijakan makro baik dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan maupun untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore