
Cover video game Sekiro: Shadows Die Twice. (FromSoftware)
JawaPos.com - Di dunia video game, ada satu fenomena kesedihan yang aneh.
Nestapa ini bukan muncul ketika salah satu karakter favorit pemainnya mati. Bukan pula akibat rasa putus asa lantaran terus menerus dipecundangi musuh, atau karena ceritanya berakhir dengan tragis.
Sebaliknya, rasa sedih ini membuncah justru ketika pemainnya meraih kemenangan besar. Ketika layar kredit mulai bergulir usai boss terakhir tumbang.
Kalangan gamer menyebut fenomena tersebut sebagai Post-Game Depression (P-GD), sebuah kekosongan emosional yang muncul setelah menyelesaikan permainan yang meninggalkan kesan mendalam.
P-GD memang bukan diagnosis klinis resmi, namun istilah ini telah lama digunakan oleh komunitas gamer untuk menjelaskan bagaimana mereka merasa kehilangan motivasi, sulit menikmati game baru, bahkan mengalami kesedihan yang bertahan selama berhari-hari di dunia nyata setelah menyelesaikan satu video game spesifik.
Final Fantasy VII, Persona 4 Golden dan Red Dead Redemption 2 adalah sedikit contoh dari sekian banyak game yang sudah terbukti menimbulkan P-GD. Alasannya sederhana: Tiga game di atas bisa memakan waktu puluhan bahkan ratusan jam bagi para pemainnya karena mereka terus berinteraksi bersama dunia dan karakter yang terasa begitu hidup. Game-game ini bukan cuma menyuguhkan permainan yang mengasyikkan, tapi juga hubungan emosional dengan tokoh-tokoh fiksi yang perlahan menjadi bagian dari rutinitas.
Ketika game berakhir, hubungan player-nya dengan karakter-karakter di dalamnya juga otomatis ikut berakhir. Di sinilah rasa kehilangan itu kemudian muncul.
Namun, perkembangan dunia video game membuktikan bahwa P-GD tidak selalu timbul akibat kehilangan koneksi karakter. Ada satu video game yang menghadirkan bentuk Post-Game Depression yang berbeda. Lebih dari sekadar dunia yang indah dan para karakter yang memorable, kehilangan terbesar yang dirasakan para pemain game ini adalah perjalanan panjang yang penuh dengan penderitaan.
Game tersebut berjudul Sekiro: Shadows Die Twice.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022