Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Mei 2024 | 20.15 WIB

Geliat Tiongkok Menaikkan Tingkat Gizi Rakyatnya: Teliti Usia Tulang Hingga Buat Mesin Pemerah Tercanggih Sedunia

Seorang Ibu dan anaknya mengenakan pakaian tradisional Tiongkok bercengkrama di kawasan Forbidden City, Beijing, Rabu (15/5/2024). - Image

Seorang Ibu dan anaknya mengenakan pakaian tradisional Tiongkok bercengkrama di kawasan Forbidden City, Beijing, Rabu (15/5/2024).

Duuum… Duuum… Duuum… dentum suara mesin otomatis pemisah protein setinggi 20 meter menggetarkan kaca pabrik susu paling canggih di dunia, FEIHE. Di perbatasan Tiongkok–Rusia, tepatnya di kota Qiqihar, pabrik itu mengolah susu sapi asli menjadi susu bubuk tanpa gula hanya dalam waktu dua jam. Berkat inovasi dan kecanggihannya, FEIHE mendapatkan penghargaan emas dari World Food Quality Appraisal Conference, award yang juga dikenal sebagai "Nobel" dalam industri makanan.

Hendra Eka, Beijing, Tiongkok

Di sebuah ruangan khusus beratapkan baja, 12.000 sapi holstein antre untuk diperas susunya. Sambil mendengarkan musik, dengan tertib satu persatu sapi-sapi itu masuk sendiri tanpa arahan dari operator ke sebuah jembatan berbentuk lingkaran. Begitu selesai diperah, sapi berjalan pelan ke arah pintu keluar.

Hanya ada satu orang operator yang mengawasi. Jika lampu hijau masih menyala, artinya susu masih bisa diperah, namun jika lampu berubah jadi kuning, tandanya pemerahan telah usai. Dalam sehari, pabrik yang berada di zona emas sumber susu dunia 47° lintang utara ini bisa menghasilkan 300 ton susu sapi segar.

“FEIHE melakukan riset dan penelitian selama belasan tahun agar bisa mengubah susu sapi cair murni menjadi bubuk dalam waktu dua jam. Ini kami lakukan agar gizi dan nutrisinya tidak banyak hilang,” ujar Yang Zhengwu, Technical Manager FEIHE saat ditemui Jawa Pos pekan ketiga Mei kemarin.

Selama ini, menurut Yang, rata-rata pengolahan susu sapi cair menjadi bubuk di dunia memakan waktu yang cukup panjang. Proses yang lama ini menyebabkan banyak kandungan nutrisi dalam susu menjadi rusak atau bahkan terbuang, selain itu terdapat perubahan rasa, aroma, dan warna bubuk susu sehingga terasa tidak seperti susu segar.

Yang dan timnya membuat mesin pemerah susu yang juga diklaim paling canggih sedunia. Mesin ini juga meraih penghargaan medali emas dari Asosiasi Pertanian Jerman. “Peternakan kami menggunakan mesin pemerah otomatis ganda pertama di dunia. Ini sangat efektif dan higienis,” jelas Yang.

Peningkatan gizi dan nutrisi memang menjadi salah satu fokus pemerintah Tiongkok untuk menaikkan populasi, kualitas kesehatan, serta fisik warganya. Di Beijing, Deputy Director of the Early Childhood Development Committee of the Chinese Association for Improving Birth Outcome and Child Development (CAIBOCD), dr. Jiang Jingxiong menjelaskan betapa pentingnya meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan ibu hamil.

Ia juga mendapatkan banyak request dari sejumlah orang tua yang ingin anaknya lebih tinggi dan kuat. “Kami meneliti selama puluhan tahun mengenai umur tulang, berat badan, tinggi badan, dan faktor lingkungan. Hasilnya, pertumbuhan rutin tinggi anak pada usia 1-3 tahun bisa mencapai antara 7-9 cm,” paparnya.

Jiang pun memaparkan jika usia tulang anak-anak di Tiongkok bisa lebih muda daripada umurnya. “Bisa dua tahun lebih muda (umur tulang), jika memperhatikan dengan teliti gizi dan nutrisi serta rutinitas berolahraga joging, bersepeda, dan lompat tali,” ungkapnya dalam seminar Caring for the First 1000 Days of Life.

Ribuan sapi holstein berjejer di pabrik pemerahan susu sapi milik FEIHE di kota Qiqihar, Tiongkok, Sabtu (18/5/2024). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Dampak penelitian ini kini dapat dilihat langsung. Menurut laporan mengenai nutrisi dan penyakit kronis yang dirilis oleh Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok pada tahun 2020, rata-rata tinggi badan pria Tiongkok meningkat sekitar 16,2 sentimeter selama 35 tahun terakhir. Sebagai contoh, rata-rata tinggi badan anak laki-laki usia 9 tahun meningkat dari 122 cm pada tahun 1982, menjadi 138,2 cm pada tahun 2017.

Sedangkan untuk remaja perempuan, saat ini rata-rata tingginya adalah 163,5 sentimeter. Jika melihat langsung di Beijing, fisik remaja-remaja Tiongkok ini memang menjulang tinggi dan memiliki bentuk badan yang ideal dibandingkan para warga sepuh di kota itu.

Program 1000 hari pertama kehidupan memang menjadi agenda penting pemerintah Tiongkok. Selain memonitor pemberian nutrisi untuk pertumbuhan remajanya, Tiongkok tak lupa juga memperhatikan para tenaga kesehatan di rumah sakit yang membantu ibu dalam menjaga kehamilan serta persalinan.

Jun Liu, perawat di rumah sakit Universitas Peking, membeberkan jika ia mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah saat ini. Setiap tahunnya, pemerintah Tiongkok melakukan pelatihan gratis untuk seluruh perawat agar bisa lebih mahir dalam membantu dan mengawasi ibu hamil.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore