Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 April 2018 | 10.14 WIB

Tampilkan Beragam Alat Pengobatan Jiwa hingga Pisau Pemotong Otak

PISAU PEMOTONG: Sebuah pisau pemotong otak mejadi salah satu koleksi museum - Image

PISAU PEMOTONG: Sebuah pisau pemotong otak mejadi salah satu koleksi museum

JawaPos.com - Suasana sepi dan nuansa klasik seketika tersaji di Museum Kesehatan Jiwa, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Museum ini berada di rumah tua berusia ratusan tahun. Bangunan khas kolonial Belanda masih berdiri kokoh. Bangunan dangan aroma vintage juga masih dipertahankan. Hanya lantainya saja yang sudah disulap menjadi keramik. 


Rabu (4/4) sore, hanya ada beberapa pengunjung di Museum Kesehatan Jiwa Lawang. Mereka berkeliling menyaksikan ratusan koleksi di museum ini.


Museum Kesehatan Jiwa ini menyimpan koleksi soal kesehatan jiwa dan RS Radjiman Wediodiningrat yang merupakan salah satu rumah sakit jiwa yang memiliki latar belakang pemandangan yang bagus. 


Begitu masuk, pengunjung akan disambut sepasang patung laki-laki dan perempuan. Keduanya menggunakan busana warna putih. Patung perempuan mengenakan semacam gaun two piece dengan rok lebar. Pada tangannya terdapat koper.


Sementara itu, si patung laki-laki juga mengenakan busana warna putih lengkap dengan stetoskop. Ada keterangan di bawah kedua patung itu. Namun, dituliskan dalam Bahasa Belanda. 


"Busana yang dipakai patung itu adalah seragam petugas kesehatan zaman Belanda," kata Mashud, staf museum yang menemani JawaPos.com.


Berbelok ke kanan, mengikuti alur perjalanan, akan menemukan satu set meja kerja klasik berusia ratusan tahun yang masih terawat dengan apik.


Selanjutnya, pengunjung juga akan mendapati ruangan khusus yang menyimpan segala sesuatu soal film. Misalnya saja proyektor hingga kaset-kaset jadul. 


Masuk ke ruangan selanjutnya, pengunjung akan disambut dengan pemandangan yang mampu membuat bulu kuduk merinding. Bukan karena seram melainkan ruangan ini menyajikan aneka alat kesehatan yang digunakan untuk menyembuhkan dan merawat pasien dengan penyakit jiwa. 


Sehingga, bayangan metode penyembuhan pasien penderita gangguan jiwa di zaman dulu segera terlukis.


Terdapat bak khusus yang digunakan untuk merendam pasien yang memiliki penyakit mudah panik. Di keterangan yang tertulis, cara itu bukan bentuk penyiksaan. Melainkan salah satu metode yang digunakan untuk menyembuhkan pasien panik dan kambuh. 


Ada juga baju khusus serta alat-alat untuk terapi lainnya. Yang paling menarik perhatian JawaPos.com dari alat kesehatan di museum itu adalah pisau pemotong otak. 


Pisau ini berbentuk rumit, berbahan logam yang cukup berat. Tuasnya dapat diungkit. Dalam keterangan tertulis di samping pisau itu, alat menyeramkan itu digunakan tahun 1920 hingga tahun 1940. 


Merujuk keterangan Staf Museum, Mashud, alat itu memang digunakan untuk memotong otak. Cara kerja yang dibeberkan Mashud, membuat JawaPos.com bergidik ngeri membayangkannya. 

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore