Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juli 2024 | 20.41 WIB

Supadi, Ketua DPRD Rembang, yang Ditahan di Arab Saudi karena Pelanggaran Keimigrasian

Ketua DPRD Rembang Supadi. (DOKUMENTASI/JAWA POS RADAR KUDUS)

Sekretariat DPRD Rembang mencatat, Supadi mengajukan izin cuti naik haji sejak 31 Mei sampai 25 Juni, tetapi tidak melalui Kementerian Agama. Terjaring bersama 10 orang lain, dia akan menjalani sidang kedua di Arab Saudi hari ini.

VACHRI RINALDY, Rembang

WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang Bisri Cholil Laquf mencoba menelepon Ketua DPRD Rembang Supadi melalui WhatsApp kemarin (10/7). Namun, statusnya hanya memanggil.

Komunikasi yang terputus seperti ini berlangsung sejak Supadi dikabarkan ”hilang” sebelum terkonfirmasi terjaring razia di Arab Saudi karena pelanggaran keimigrasian. Gus Gipul –sapaan akrab Bisri Cholil Laquf– memang sempat berbincang melalui telepon dengan Supadi sebelum dia berangkat ke Tanah Suci.

Persisnya saat berada di Solo, sementara Supadi masih berada di Jakarta. Dalam perbincangan tersebut, Supadi juga meminta doa kepada Gus Gipul karena akan menunaikan ibadah haji.

”Beliau (Supadi, Red) yang kontak saya duluan. Beliau minta doa dan pangestu mau berangkat haji,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Beberapa hari setelah percakapan tersebut, Gus Gipul kebetulan juga berada di Jakarta karena ada keperluan. Di sela-sela waktunya, adik kandung Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu pun mencoba menghubungi koleganya tersebut mengajak bertemu untuk sekadar jagong bareng. Sayangnya, sambungan tidak terhubung.

Sejak hilang kontak dengan Supadi tersebut, dia langsung memiliki feeling bahwa koleganya sedang berada dalam masalah. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu sempat mencoba menghubungi teman yang berada di Arab Saudi untuk mengetahui kondisi dan keberadaan Supadi.

Sayangnya, upaya tersebut nihil. Tidak ada yang mengetahui keberadaan ketua DPRD Rembang itu. ”Pikiran saya langsung ke situ (penangkapan). Karena Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama sudah me-warning terkait dengan visa haji. Jangan coba-coba datang ke sana dengan visa ziarah,” jelasnya.

Sementara itu, di Sekretariat DPRD Rembang, Supadi mengajukan permohonan izin perjalanan ke luar negeri dalam rangka melaksanakan haji, sejak 31 Mei sampai 25 Juni. Keberangkatan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu ke Arab Saudi diketahui tidak melalui Kementerian Agama (Kemenag).

Berdasar dokumen di Sekretariat DPRD, yang bersangkutan berangkat bersama dengan salah satu biro umrah dan haji plus yang beralamat di Jakarta. Gus Gipul bilang, dalam beberapa tahun terakhir, Supadi memang diketahui pergi berhaji.

”Sudah dua tahun ini saya membaca izin beliau pergi haji. Kalau dari awal dulu saya tahunya sih furoda, tidak melalui Kemenag,” ujarnya.

Kabar tentang ketua DPRD Rembang yang tidak diketahui keberadaannya itu pun tersebar di masyarakat Rembang. Pada Selasa (9/7), Bisri Cholil Laquf bersama pimpinan DPRD Rembang lain mendatangi kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk mengonfirmasi kondisi dan keberadaan Supadi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore