
Haekal Rheza Afandi saat merayakan kelulusannya dari S-2 Ilmu Susastra FIB UI. Berkat konten bahasa Jawa Krama, dia mendapat beasiswa LPDP di S-3 Ilmu Susastra Universitas Indonesia.
Berangkat dari hobi, Haekal Rheza Afandi membuat konten berisi cuplikan video film yang dialih bahasa ke bahasa Jawa Krama. Konten tersebut tak hanya membuatnya terkenal dan meraih banyak follower, tetapi juga mendapat beasiswa LPDP.
SHOLEH HILMI QOSIM, Surabaya
HAEKAL Rheza Afandi hanya iseng membuat konten di TikTok. Melalui akun @hi.kaaal, dia mencoba membagikan momen kebersamaannya bersama dengan sang ayah. Bungsu di antara tiga bersaudara ini terinspirasi dengan konten serupa dari Fadil Jaidi.
Konten-konten yang dia rekam bersama sang ayah mendapatkan respons positif dari netizen. Dalam kontennya, Haekal sering menunjukkan kedekatannya dengan sang ayah yang sudah seperti sahabat. Namun, konten ramah keluarga ini tak bertahan lama. ”Ayah gak suka terkenal. Beliau risi katanya,” ungkapnya.
Dari konten bertema keluarga, pria asal Kenjeran ini lantas beralih pada topik kehidupan masa kuliah. Topik tersebut diambil saat dia menempuh S-2 Program Studi Ilmu Susastra Universitas Indonesia pada 2022. Relevansi itu Haekal tuangkan dalam konten-konten di akun TikTok-nya.
Konten yang dibuat terkait dengan keragaman karakter mahasiswa fakultas ilmu budaya, gaya kehidupan anak-anak kampus, hingga stigma yang melekat pada setiap fakultas di universitas.
Selain itu, dia membuat konten terkait dengan filologi. Bidang ilmu ini mempelajari dan mengkaji keberadaan dan substansi naskah-naskah kuno atau manuskrip.
Haekal menjelaskan, kesukaan menelaah naskah-naskah kuno ini muncul ketika dirinya menempuh studi S-1 Sastra Indonesia (Sasindo) Universitas Airlangga pada 2017. ”Awalnya, aku melihat filologi itu menyeramkan karena hubungannya sama klenik dan hal-hal kuno,” ujarnya.
Ketertarikan baru muncul ketika dia melakukan praktik kuliah lapangan (PKL) ke beberapa museum. Saat itulah ada beberapa teman kuliahnya yang mendapatkan gangguan mistis hingga mengalami kesurupan.
Berawal dari kejadian tersebut, diaa lantas merasa tertantang dengan ilmu filologi ini. ”Aku tertarik untuk menerangkan sesuatu yang mistis menjadi logis,” tegas Haekal.
Selain itu, dia merasa khawatir dengan perkembangan ilmu filologi. Sebab, sangat sedikit teman seangkatannya yang mengambil peminatan filologi. Di antara 160 mahasiswa Sasindo yang seangkatan dengan Haekal, hanya 3 orang yang menempuh peminatan tersebut.
Kepiawaiannya dalam bidang filologi ini dituangkan dalam konten alih bahasa. Haekal mengkreasikan ulang cuplikan adegan populer dari sebuah film. Lalu, dialih bahasa ke bahasa Jawa Krama.
Salah satu kontennya yang melejit adalah pengalihbahasaan potongan adegan dalam serial Layangan Putus. Khususnya adegan saat Reza Rahadian dan Putri Malino beradu peran.
Dengan ciamik, Haekal mampu membawakan dialog-dialog berbahasa Jawa Krama dalam potongan adegan tersebut. Dia pun menuai apresiasi positif dari warga TikTok. Mereka merasa mendapatkan wawasan baru mengenai perbendaharaan kosakata dalam bahasa Jawa Krama yang selama ini jarang mereka ketahui.
”Mereka bilang ini aksara apa, bahasa apa. Sebenarnya cukup sedih sih orang-orang mulai meninggalkan bahasa mereka,” katanya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
