Inggris menang atas Swiss setelah melalui drama adu tendangan penalti. (Istimewa)
JawaPos.com - Inggris berhasil menang atas Swiss pada laga 8 besar Euro 2024. Laga yang mempertemukan Inggris vs Swiss ini berakhir lewat drama adu penalti dengan skor 5-3 setelah kedua tim hanya bisa main imbang 1-1 dalam 120 menit.
Manuel Akanji menjadi satu-satunya pemain yang gagal mengeksekusi tendangan penalti dan membuat Swiss gagal melaju ke semifinal Euro 2024.
Pertandingan sengit Inggris vs Swiss merupakan laga lanjutan pada ajang Euro 2024 di Jerman. Inggris vs Swiss berlangsung di Merkur Spiel-Arena, Dusseldorf, Jerman, pada Sabtu (6/7) mulai pukul 23.00 WIB.
Inggris dan Swiss yang saling sikut pada laga perebutan tiket ke semifinal Euro 2024 ini menurunkan kekuatan terbaiknya. Bahkan, Inggris maupun Swiss terlihat memakai formasi bertahan yang sama dengan menempatkan tiga bek langsung secara sejajar. Saat awal-awal pertandingan keduanya masih terlihat sangat hati-hati dalam bermain.
Baca Juga: Perhatikan! Ini 6 Tanda Orang Lain Sedang Iri Terhadapmu dan Bagaimana Cara Menanganinya
The Three Lions (julukan Inggris) yang mengusung misi besar lolos ke semifinal Euro 2024 terlihat menguasai permainan semenjak babak pertama dimulai. Secara statistik, Inggris terlihat dominan saat berhasil menguasai permainan dengan penguasaan bola sebanyak 56% dengan akurasi umpan sebesar 92%.
Sementara itu, Swiss juga memberi perlawanan dengan organisasi pertahanan yang cukup solid. Terbukti, lini pertahanan Swiss mampu mencatatkan tekelan berhasil sebesar 100% atau setara enam kali tekelan. Meski secara penguasaan bola Swiss tertinggal nyatanya tim asuhan Murat Yakin dapat melepaskan dua kali tendangan.
Ketangguhan Inggris dan Jerman dalam menjaga pertahanannya membuat pada babak pertama tak ada satupun gol tercipta. Hingga wasit Daniele Orsato meniupkan peluit tanda turun minum. Skor imbang 0-0 tetap bertahan dalam laga perebutan tiket semifinal Euro 2024.
Baca Juga: Ramalan Shio Hari Ini, Minggu 7 Juli 2024 untuk Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi
Memasuki babak kedua pertandingan, Coach Murat Yakin mencoba mengubah gaya permainan dengan menarik keluar Fabian Reider dan Ruben Vargas yang digantikan oleh Steven Zuber serta Silvan Widmer. 14 menit berselang, Inggris yang kini melakukan perubahan susunan pemain yang bertanding di atas lapangan hijau.
Tiga pemain sekaligus dimasukkan oleh Gareth Southgate demi memecah kebuntuan pada laga penentuan nasib di Euro 2024 ini. Eberechi Eze, Luke Shaw, dan Cole Palmer, menjadi tiga nama yang dimainkan dari bangku cadangan dengan kondisi sangat bagus. Swiss yang bermain tak kenal lelah saat menghadapi tim besar seperti Inggris justru mengejutkan dengan mencetak gol terlebih dulu.
Pemecah kebuntuan itu hadir pada menit ke-75 dari kaki Breel Embolo. Gol tersebut tercipta dari situasi umpan mendatar ke tiang jauh dan diselesaikan menjadi gol oleh Embolo. Suporter Swiss yang datang ke stadion kembali bersorak dengan semangat ketika tim kebanggaannya unggul 1-0 atas Inggris.
Tak ingin berlama-lama, lima menit kemudian Inggris langsung bereaksi dengan membalas gol Swiss melalui tendangan jarak jauh yang dilepaskan Bukayo Saka pada menit ke-80. Kecermatan Saka dalam melihat ruang kosong mampu dimanfaatkan dengan apik menjadi gol penyama kedudukan. Sekaligus memperpanjang nafas Inggris dalam perebutan tiket semifinal Euro 2024.
Baca Juga: Ramalan Shio Hari Ini, Minggu 7 Juli 2024 untuk Naga, Ular, Kuda, dan Kambing
Hingga 90 menit laga berjalan skor tetap sama imbang 1-1. Pertandingan Inggris vs Swiss pada fase 8 besar Euro 2024 pun mau tidak mau harus diselesaikan melalui perpanjangan waktu 2x15 menit. Saat 15 menit pertama kedua tim masih terlihat kesulitan untuk mencetak gol dan skor masih sama kuat.
Memasuki babak perpanjangan waktu kedua, Inggris dan Swiss semakin bermain terbuka. Sayang, saling berbalas serangan yang menandakan kedua tim itu sangat berambisi melaju ke fase semifinal Euro 2024 tak ada satupun yang berbuah menjadi gol. Hal tersebut membuat Jordan Pickford dan Yann Sommer harus beradu ketangguhan di bawah mistar dalam babak adu penalti.
Mental, ketenangan, dan keberuntungan menjadi hal yang cukup menguntungkan dalam drama adu tendangan penalti ini. Inggris mendapat kesempatan menjadi penendang awal adu penalti kedua yang terjadi pada fase 8 besar Euro 2024. Sebelumnya, ada Spanyol dan Jerman yang harus menjalani drama menegangkan tersebut.
Inggris yang mengambil jatah tendangan penalti pertama sukses melepaskan bola ke sudut kanan gawang yang dikawal Yann Sommer. Penendang pertama Inggris tersebut adalah Cole Palmer yang masuk pada menit ke-78 menggantikan Ezri Konsa dalam laga Inggris vs Swiss.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Percintaan 7-13 Juli 2024: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
Memiliki segudang pengalaman di Liga Inggris bersama Manchester City membuat Manuel Akanji ditunjuk menjadi penendang pertama Swiss ini. Mendapat tugas yang dapat mempengaruhi hasil pertandingan, Akanji gagal menyelesaikan tugasnya dengan baik setelah tendangan penaltinya yang mengarah ke sudut kiri gawang mampu dihadang oleh Pickford.
Setelah kegagalan Manuel Akanji dalam menyelesaikan tanggung jawabnya itu. Seluruh pemain yang melakukan tendangan penalti sukses melesakkan bola ke gawang lawannya. Masuknya Alexander Arnold pada menit ke-115 pertandingan ternyata disiapkan untuk menjadi penendang terakhir sekaligus penentuan. Sosok yang bermain di Liverpool tersebut sukses menendang bola ke arah sudut kiri atas gawang.
Inggris riang gembira, Swiss pun dilanda hujan air mata setelah tersingkir dari ajang Euro 2024 melalui drama adu tendangan penalti. Yann Sommer yang sebelumnya berhasil mencatatkan total tujuh kali penyelamatan dari skema penalti belum mampu mengeluarkan penampilan terbaiknya.
Jordan Pickford yang kini berusia 30 tahun berhasil membuktikan ketangguhannya dengan menghalau satu tendangan penalti Akanji serta beberapa tebakan arah bola yang benar. Kecemerlangan Pickford dalam menghadapi situasi adu penalti ini ada andil besar dari contekan list analisis penendang-penendang dari Swiss.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Percintaan 7-13 Juli 2024: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
Dalam waktu normal selama 90 menit permainan, Inggris lebih banyak menguasai permainan dengan statistik sebesar 52% penguasaan bola. Sementara itu, Swiss mampu mencatatkan penguasaan bola sebanyak 48% dengan akurasi umpan 91%. Ketika dalam situasi bertahan pemain-pemain Swiss terlihat cukup lugas dengan total sapuan bola mencapai 31 kali dan delapan kali blocking.
Tak kalah apik, The Three Lions juga mampu bertahan dengan disiplin. Anak asuh Gareth Southgate membuat 16 kali tekelan berhasil. Pembacaan permainan saat tidak menguasai bola pun Inggris juga cukup baik. Terbukti dari total jumlah intersep, Inggris berhasil memotong bola yang dikirimkan oleh Swiss sebanyak tujuh kali.
Inggris yang memastikan diri lolos ke semifinal Euro 2024 ini akan kembali bermain pada Kamis (11/7) mulai pukul 02.00 WIB. Pertandingan semifinal yang segera dijalani Inggris tersebut akan melawan pemenang dari laga Belanda vs Turki. Gareth Southgate masih memiliki pekerjaan rumah untuk meramu strategi yang apik demi mencapai permainan yang sempurna pada laga semifinal nantinya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
