
konpers KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni RAHMAN
JawaPos.com - KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni yang merupakan versi extended atau versi panjang KKN di Desa Penari akan tayang di seluruh bioskop tanah air mulai hari ini, Kamis (29/12). Film berdurasi hampir 3 jam tersebut diklaim berhasil memperbaiki sejumlah adegan yang hilang dalam film KKN versi lama yang tayang di momen Lebaran Idul Fitri 2022 lalu.
"Setelah kita syuting beberapa adegan yang missing karena terburu-buru, ini jadi lengkap. Dramanya lebih smooth, lebih make sense," ujar Manoj Punjabi selaku produser dalam gala premier di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, belum lama ini.
Manoj mengaku sepanjang bergelut di dunia perfilman belum pernah membuat film versi extended. Baginya sangat aneh memperpanjang durasi suatu film. Namun ketika melihat respons di media sosial tentang film KKN di Desa Penari, Manoj kemudian terpikirkan untuk membuatkan versi extended.
Keputusan untuk membuat film KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni tidak diambil Manoj secara pribadi hanya karena semata-mata silau melihat sukses besarnya film yang ditonton sebanyak 9,2 juta kali itu. Dia berkomunikasi secara intensif dengan Simple Man, sang pemilik cerita, dan juga timnya.
"Saya sangat kritis pada film-film yang saya produseri. Tapi untuk konten ini, saya rasa memang sangat dibutuhkan. Fans di media sosial ingin tahu lebih banyak lagi," aku Manoj Punjabi.
Selain memperbaiki adegan-adegan yang hilang, film KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni juga melakukan tahapan pascaproduksi dari titik nol. Dengan demikian, sejumlah adegan dan sudut pandang dalam film juga turut diperbaiki. Bahkan ada adegan yang muncul dalam film sebelumnya diputuskan untuk dipotong.
Meski film ini sudah dikenal oleh banyak orang, MD Pictures memberikan treatment promosi pada film KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni layaknya sebuah film baru. Film ini akan gencar dipromosikan ke sejumlah daerah bahkan ke luar negeri.
Manoj Punjabi menyebut para pemain akan diajak berpromosi ke lebih dari 20 kota di Indonesia, bahkan ke luar negeri. "Kami sudah siap keliling mulai besok. Minggu depan kami akan berangkat ke Malaysia dan Singapura," kata Manoj Punjabi.
Promosi di luar negeri akan dimulai pada tanggal 6 Januari 2023 mendatang dengan mengajak para pemain. Singapura dan Malaysia dipilih lantaran berhasil mendatangkan penonton dalam jumlah besar besar.
"Kita mau jumpa fans all cast khusus di Malaysia karena pencapaian hampir mencapai 21 juta ringgit (Rp 74,7 miliar),” ujar Manoj Punjabi.
Tissa Biani, salah satu pemain film KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni menyatakan kesiapan dirinya untuk terlibat dalam promosi. Dia pun mengaku terharu tidak menyangka antusiasme orang-orang pada filmnya ternyata sangat besar.
"Mudah-mudahan mereka juga suka dengan KKN versi yang baru,” ujar Tissa Biani.
Sementara itu, Aulia Sarah selaku pemeran Badarawuhi dalam film KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni menyatakan bahwa film ini juga memiliki tujuan memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri lewat film.
"Film ini buat aku pribadi jadi lebih bangga, lebih mencintai budaya Indonesia terutama tarian tradisional. Sesuatu yang jarang diberikan lewat film," katanya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
