
Gabriela Margareth Warouw usai konser kelulusannya, Sabtu (6/8) di Istora Senayan. (JKT48 Operational Team untuk JawaPos.com)
JawaPos.com - Gabriela Warouw resmi lulus dari member JKT48 setelah sempat berjuang bersama selama sekitar 10 tahun. Kelulusannya ditandai dengan gelaran konser beberapa waktu lalu. Kelulusan Gaby - sapaan akrabnya, otomatis menutup lembar sejarah member generasi dari idol grup terbesar di Indonesia itu.
Usai lulus dari JKT48, tidak lantas membuat langkah Gaby mundur atau bahkan terhenti di dunia hiburan tanah air. Dia masih sangat bersemangat untuk terus berkarir dengan terjun ke dunia seni peran.
Debut film pertamanya usai keluar dari JKT48 adalah horor berjudul Mourning Grave yang diadaptasi dari film Korea Selatan. Gaby putuskan mengambil film horor untuk debut filmnya dengan alasan sangat menyukai tantangan.
"Dunia entertain adalah dunia yang nggak bisa aku tinggalin sih, karena dari kecil aku sudah jalani," kata Gaby saat ditemui di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/8).
Setelah bermain film Mourning Grave, Gaby masih tertantang untuk bermain dalam project yang lebih menantang lagi untuk genre film thriller. Dia ingin merasakan pengalaman bermain dalam film yang lebih sadis, lebih menantang, semakin memucu andrenalinnya.
"Impian film aku selanjutnya thriller kali ya. Prosesnya akan lebih seru kayaknya dibanding drama. Di akting aku bisa eksplore diri aku, mengolah tubuh aku," ujar perempuan kelahiran Jakarta, 24 tahun silam itu.
Saat disinggung soal kemungkinan terjun di dunia tarik suara mengingat sudah sekitar 10 tahun berada di JKT48, Gaby mengaku belum ada gambaran ke arah sana.
"Kalau untuk nyanyi belum sih, aku nggak sepede itu. Karena selama ini terbiasa nyanyi bareng, aku nggak pede kalau harus nyanyi sendiri," tuturnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
