alexametrics

Alasan Pria Inisial T Bisa Bawa Order Diduga dari Nikita Mirzani

21 November 2020, 14:19:34 WIB

JawaPos.com – Thomy alias T sebagai pihak ketiga yang diduga menjadi penyambung order Nikita Mirzani dengan pelaku penganiayaan Isa Zega sempat bekerja sebagai event organizer. Namun, berhubung bisnis EO miliknya bangkrut, dia sering nongkrong di tempat berkumpul anak-anak dari Ambon, Maluku.

“Dia punya EO dan bangkrut, terus sering nongkrong di tempat kita. Dia bawa order jadinya,” kata Budianto Tahapary, kerabat pelaku kepada JawaPos.com.

Menurut Budi berdasarkan keterangan yang berhasil digalinya dari Thomy, order ini diperoleh Thomy diduga dari Nikita Mirzani pada 28 Okotber 2020. Ketika itu bintang film Nenek Gayung disebut menanyakan siapa orang yang bisa membantu memukul Isa Zega karena telah menghinanya melalui media sosial.

Pada 30 Oktober 2020, Thomy membicarakan order ini kepada Hence. Si Hence kemudian memberikan pekerjaan tersebut kepada ke Devi dan Arnold sebagai pelaku. Sepakat atas pekerjaan ini, Nikita Mirzani melalui perempuan inisial D yang diguga asistennya lantas mentransfer uang sebesar Rp 25 juta kepada T.

Budianto Tahapary dan pelaku meyakini order ini memang benar-benar datang dari Nikita Mirzani karena Thomy disebutnya sempat foto bareng Nikita Mirzani. Ditambah lagi transfer dari D kepada T katanya menyebut nama Niki.

“Dia (Thomy) kenal sama Nikita, ada fotonya dan dia buktiin. Saya percaya. Foto WA-nya juga ada fotonya dia sama Nikita di mobilnya dia. Dan orang di lapangan percaya itu order dari Nikita,” paparnya.

Budianto Tahapary mengaku dirinya meminta Thomy untuk memberikan bukti lantaran tidak mau hanya Arnold yang dikorbankan atas kejadian ini. Dia mengejar Thomy supaya memberikannya. Dan setelah dibujuk, Thomy akhirnya memberikan bukti transfer berupa screenshot. Thomy juga melengkapi keterangan lewat tulisan tangan seputar kronologi awal order sampai akhir.

“Tapi pas saya bilang mau konsultasi ke pengacara Elza Syarief, dia menjauh. T ini takut ikut terjerat juga. Sekarang dia ada di pihak Nikita,” tuturnya.

Kejadian ini bermula dari kasus penganiayaan yang dialami mantan manajer Lucinta Luna, Isa Zega, saat tengah berada di sebuah kafe di apartemen Kalibata City pada 3 November 2020. Akibat kejadian tersebut, Isa Zega mengalami luka pada bagian wajah.

Kasus penganiayaan ini lantas berkembang diduga diotaki oleh Nikita Mirzani. Hal itu terungkap setelah salah satu pelaku buka suara. Devi, salah satu pelaku mengaku menerima uang sebesar Rp 20 juta untuk memukul Isa Zega. Berdasarkan informasi yang diterimanya ternyata pihak yang memberikan order adalah Nikita Mirzani.

Dia melakukan aksi ini dilakukannya bersama Arnold, lelaki 28 tahun yang kini mendekam di dalam tahanan Polsek Pancoran, Jakarta Selatan. Keduanya memiliki peran berbeda. Devi bertugas mendokumentasikan eksekusi pemululan lewat video, sementara Arnold menjadi eksekutor.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads