JawaPos.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari perusahaan produksi milik aktris Reese Witherspoon, Hello Sunshine.
Perusahaan tersebut dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 30 karyawan atau hampir separuh dari total stafnya.
Kebijakan ini muncul tidak lama setelah Witherspoon bekerja sama dengan perusahaan media asal Prancis, Mediawan, untuk mengambil alih kembali Hello Sunshine.
Menurut laporan Deadline, langkah pengurangan karyawan tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memusatkan kegiatan bisnis pada bidang utama.
Hello Sunshine kini akan lebih berfokus pada produksi film, serial televisi, serta pengembangan Reese’s Book Club.
Sementara itu, sejumlah karyawan yang masih bertahan akan mendukung kegiatan pemasaran digital, media sosial, dan kemitraan.
Perubahan besar ini menyusul kesepakatan Witherspoon dan Mediawan untuk membeli kembali Hello Sunshine dari Candle Media pada Oktober 2026.
Candle Media sebelumnya mengakuisisi saham mayoritas perusahaan tersebut pada 2021 dengan valuasi sekitar 900 juta dolar AS.
Meski nilai transaksi terbaru tidak diumumkan secara resmi, sejumlah laporan menyebut harga pembelian kembali itu jauh lebih rendah dibandingkan valuasi awal.
Hello Sunshine didirikan pada 2016 dan dikenal melalui berbagai proyek populer, termasuk Big Little Lies, The Morning Show, Little Fires Everywhere, serta Daisy Jones & The Six.
Perusahaan ini juga mengembangkan Reese’s Book Club, komunitas pembaca yang kemudian menjadi salah satu sumber inspirasi untuk proyek film dan televisi.
Restrukturisasi Hello Sunshine berlangsung di tengah perubahan besar industri hiburan, terutama setelah sejumlah layanan streaming mengurangi belanja produksi dan perusahaan media menyesuaikan strategi bisnisnya.
Dengan fokus baru tersebut, Hello Sunshine bersiap memperkuat posisinya sebagai perusahaan produksi yang mengembangkan cerita untuk film dan televisi di bawah kepemimpinan Witherspoon bersama Mediawan.




