
Pemenang KPN+ 2026. (istimewa)
JawaPos.com - Kompetisi Piano Nusantara Plus (KPN+) 2026 membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan bermusik sekaligus memperluas jejaring pendidikan musik klasik di Indonesia.
Digelar di Recital Hall Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Minggu (25/10), kompetisi ini mempertemukan pianis muda, pengajar, dan sekolah musik dari berbagai daerah.
Kehadiran KPN+ menjadi momentum penting bagi Salatiga karena kompetisi musik klasik tingkat nasional ini untuk pertama kalinya digelar di kota tersebut.
Selain menguji kemampuan peserta memainkan piano, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi komunitas musik untuk bertukar pengalaman dan membangun kolaborasi.
Kompetisi tersebut menghadirkan komponis sekaligus pianis internasional Ananda Sukarlan sebagai juri, bersama pianis muda Vanessa Tunggal. Keterlibatan musisi berpengalaman diharapkan dapat memberikan perspektif bagi peserta mengenai standar penampilan dan perkembangan pendidikan musik klasik.
Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, KPN+ menjadi bagian dari upaya memperluas akses generasi muda terhadap panggung kompetisi musik klasik.
Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., menyambut penyelenggaraan KPN+ sebagai wujud pengembangan kreativitas yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Intiyas, kegiatan seni memiliki peran penting dalam membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengenali potensi, mengasah kemampuan, serta memperoleh pengalaman di luar lingkungan belajar sehari-hari.
"Kehadiran kompetisi musik klasik nasional pertama di Salatiga ini adalah salah satu wujud nyata dari semangat Creative Minority yang Berdampak, yaitu di mana gagasan kreatif tidak berhenti sebagai wacana, melainkan memberi perubahan nyata bagi masyarakat," ujar Intiyas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022