Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 18.22 WIB

Denny Sumargo Tertahan di Surabaya Akibat Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Denny Sumargo menerapkan pola asuh untuk putrinya, Gabriella Allan Sumargo. (Shafa Nadia/Jawa Pos) - Image

Denny Sumargo menerapkan pola asuh untuk putrinya, Gabriella Allan Sumargo. (Shafa Nadia/Jawa Pos)

JawaPos.com - Denny Sumargo mengabarkan bahwa dirinya masih tertahan di Surabaya belum bisa kembali ke Jakarta akibat terganggunya penerbangan imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut disampaikan Densu, sapaan akrabnya, melalui video yang diunggah di akun media sosialnya.

"Posisi gua sekarang di Surabaya dan tidak bisa pulang ke Jakarta karena semua penerbangan ditutup kayaknya dampak dari erupsi Anak Gunung Krakatau," ujar Denny Sumargo.

Situasi yang dialami Densu menjadi salah satu dampak langsung erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap mobilitas masyarakat. Bukan hanya penerbangan dari Surabaya, penerbangan dari Soekarno-Hatta juga mengalami pembatalan akibat debu vulkanik.

Sebaran abu vulkanik bahkan telah mencapai sejumlah wilayah di Pulau Jawa, termasuk Jakarta dan sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Minggu (6/9) menyebut telah mengidentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik yang melingkupi wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu. Abu pada ketinggian tertentu juga terpantau bergerak hingga puluhan ribu kaki sehingga menjadi perhatian serius bagi keselamatan penerbangan.

Dampaknya terasa di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kementerian Perhubungan menyatakan operasional bandara sempat ditutup sementara setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi abu vulkanik di area bandara.

Dalam unggahannya, Denny tidak hanya menceritakan kondisi dirinya. Ia juga mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah terdampak agar tidak menganggap remeh keberadaan abu vulkanik.

"Buat saudara-saudara kita yang terkena dampak karena abunya tuh katanya sudah sampai ke mana-mana, bahkan sudah masuk ke Jakarta. Jangan dianggap sepele, abu vulkanik itu bisa berdampak serius bagi pernapasan, mata," kata Denny.

Densu mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Menurut dia, perlindungan terhadap saluran pernapasan menjadi penting ketika udara telah tercampur dengan partikel abu vulkanik.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore