
Dokter Tirta. (istimewa)
JawaPos.com - Banyak warga di sejumlah wilayah Jabodetabek terdampak abu vulkanik dari Anak Krakatau. Mereka diimbau lebih waspada, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
Dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Tirta Mandira Hudhi membagikan sejumlah langkah sederhana untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.
dr. Tirta mengatakan, penggunaan masker menjadi salah satu hal yang sangat penting yang perlu diperhatikan meski abu vulkanik yang turun terlihat tipis. Menurut dia, partikel abu yang terhirup berulang kali dapat mengganggu saluran pernapasan.
“Yang pertama adalah kalian kalau ke mana-mana aktivitas outdoor walaupun abunya tipis itu harus memakai masker,” kata dr. Tirta dalam video diunggah di akun Instagram pribadinya.
Baca Juga:DJ Katty Butterfly Dituntut Ganti Rugi Rp 146 Juta hingga Diancam Proses Hukum Buntut Batal Tampil
Ia mengaku memiliki pengalaman ketika terdampak abu vulkanik dari erupsi gunung api. Pengalaman tersebut membuatnya mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh paparan abu, terutama jika melakukan aktivitas di luar ruangan dilakukan dalam waktu lama.
“Kenapa? Karena abunya itu kalau terhirup terlalu sering ke dalam saluran pernapasan bisa menyebabkan reaksi alergi, bisa menyebabkan gangguan saluran pernapasan atas, bahkan pada kondisi parah bisa menyebabkan bronkitis,” ujarnya.
Selain melindungi saluran pernapasan, dr. Tirta juga mengingatkan masyarakat tenteng cara membersihkan abu vulkanik yang menempel di rumah maupun halaman. Ia menyarankan agar abu tidak langsung disapu dalam kondisi kering.
Menurutnya, aktivitas menyapu dapat membuat partikel abu kembali beterbangan ke udara sehingga berpotensi terhirup oleh penghuni rumah. Karena itu, abu sebaiknya dibasahi terlebih dahulu menggunakan air agar tidak mudah beterbangan ketika dibersihkan.
“Kalau kalian mau bersihin abu yang ada di rumah, di halaman, jangan disapu. Itu bisa terbang, tambah sesak napas dan batuk-batuk. Disiram pakai air,” kata dr. Tirta.
Perhatian juga perlu diberikan pada kulit wajah. Jika wajah terkena abu vulkanik, dr. Tirta menyarankan masyarakat segera membersihkannya dengan menggunakan pembersih wajah yang sesuai dan tidak usah menggosok wajah secara kasar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
