
Ruben Onsu. (istimewa)
JawaPos.com - Kuasa hukum Ruben Onsu, Machi Achmad, tengah menyiapkan sejumlah langkah hukum untuk mencari penyelesaian terbaik setelah kliennya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Salah satu opsi yang diperjuangkan adalah restorative justice atau penyelesaian perkara melalui pendekatan semangat kekeluargaan.
"Mas Ruben kan sudah tersangka, kami akan mendapatkan cara-cara penyelesaian untuk mediasi, restorative justice, dan mencari titik temu dari benang merah. Saya akan fokus untuk menyelesaikan dan menyelamatkan klien saya," ujar Machi Achmad di bilangan Jakarta Selatan, Senin (24/8).
Machi mengatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan. Menurut dia, Ruben Onsu tetap tenang dan menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan yang menjeratnya.
Status tersangka yang disandang Ruben membuat tim kuasa hukum harus bergerak cepat untuk membuka ruang penyelesaian secara damai. Machi mengaku sudah berkomunikasi dengan pengacara pihak pelapor meski baru ditunjuk sebagai pengacara, kemarin.
"Dari klien saya, Mas Ruben berniat baik, tidak panik, bersabar, dan fokus untuk menyelesaikan," kata Machi.
Lebih lanjut Machi mengatakan, persoalan tersebut tidak semata-mata harus dilihat dari perspektif siapa yang benar atau salah. Tim hukum Ruben ingin membuka komunikasi agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan.
"Kita di sini tidak melihat siapa yang benar dan salah. Kami ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. Kami sudah komunikasi dengan pengacara pelapor dan sama-sama ingin menyelesaikan masalah dengan baik," tuturnya.
Komunikasi antara kedua kubu menjadi salah satu perkembangan penting dalam perkara ini. Sebab, penyelesaian melalui dialog dapat membuka peluang bagi para pihak untuk mencari titik temu di tengah proses hukum yang masih bergulir di Polres Metro Jakarta Selatan.
Machi juga menyampaikan bahwa pihak pelapor dan kuasa hukumnya tidak berfokus pada upaya memenjarakan Ruben Onsu. Sebaliknya, mereka sama-sama ingin menyelesaikan permasalahan melalui proses mediasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022