Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Agustus 2026 | 18.03 WIB

Ruben Onsu Diisukan Idap HIV, Pengacara Perlihatkan Hasil Laboratorium

Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu. (Instagram: minola6000) - Image

Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu. (Instagram: minola6000)

JawaPos.com - Pengacara Ruben Onsu, Minola Sebayang, memperlihatkan hasil pemeriksaan laboratorium terbaru untuk membantah isu yang menyebut kliennya mengidap HIV. Langkah tersebut diambil setelah kabar yang beredar di media sosial memicu perbincangan luas dan dinilai dapat merugikan nama baik Ruben Onsu.

Menurut Minola, hasil pemeriksaan laboratorium atas nama Ruben Samuel Onsu menunjukkan hasil tes HIV nonreaktif alias negatif. Ia menegaskan dokumen tersebut berasal dari lembaga kesehatan yang memiliki kredibilitas sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

"Ini adalah bukti surat keterangan dari lembaga yang cukup dapat dipercaya kredibilitasnya. Di sini ada nama pasiennya ya, bukan nama orang lain, tapi nama Ruben Samuel Onsu. Dan tanggal pemeriksaannya itu adalah tanggal 25 (Juli) ya," kata Minola Sebayang dalam video di akun Instagram pribadinya.

Minola kemudian menjelaskan bahwa hasil laboratorium tersebut secara tegas membantah isu yang belakangan ramai diperbincangkan publik tentang kondisi kesehatan Ruben Onsu yang disebut mengidap HIV.

"Seperti apa yang diributkan akhir-akhir ini yaitu mengenai masalah tiga huruf itu ya, dan hasilnya adalah nonreaktif. Jadi artinya negatif," ujarnya.

Pengacara Minola Sebayang perlihatkan hasil lab usai Ruben Onsu diisukan kena HIV. (Instagram: minola6000)

Tak hanya itu, Minola juga menyinggung spekulasi yang menyebut isu tersebut mungkin berkaitan dengan kondisi Ruben pada masa lalu. Menurutnya, anggapan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.

"Kalaupun misalnya isunya itu bukan sekarang, tapi dulu, maka ini akan menjadi pertanyaan yang melebar. Kenapa kalau dulu dia (Sarwendah) tidak terkontaminasi atau tidak terkena penyakit tiga huruf itu?Kenapa anak-anak juga sehat-sehat saja?" ucapnya.

Lebih lanjut, Minola menegaskan bahwa hasil laboratorium yang ditunjukkan merupakan hasil pemeriksaan terbaru yang dilakukan pada 25 Juli 2026. Ia memastikan dokumen tersebut merupakan hasil resmi, bukan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.

"Tapi kalau sekarang misalnya (isu kena HIV), ini adalah hasil laboratorium yang terbaru ya, yang dapat dipertanggungjawabkan hasilnya," katanya.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore