
Film Slaughterground (Hujan Kematian) karya Sidharta Tata meraih 3 oenghargaan sekaligus di BIFAN 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Slaughterground (Hujan Kematian), proyek film survival horror garapan sutradara Sidharta Tata mencetak prestasi internasional yang membanggakan. Film tersebut meraih tiga penghargaan sekaligus dalam Network of Asian Fantastic Films (NAFF) 2026.
Pencapaian tersebut diraih dalam rangkaian market resmi Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) ke-30 yang berlangsung di Bucheon, Korea Selatan, pada 4-7 Juli 2026.
Film ini diproduseri Ajish Dibyo dan Pramudya Andika, dengan Annisa Adjam sebagai co-producer. Proyek tersebut dikembangkan oleh Aftersun Creative bersama Nuon Film, Kosmik, Kebon Studio, dan Spasi Moving Image sebagai mitra produksi.
Slaughterground merupakan adaptasi dari komik populer Locust karya Iskandar Salim yang telah dibaca lebih dari satu juta pembaca. Cerita yang kuat dan konsep horor yang unik menjadi daya tarik utama proyek ini di pasar film internasional.
Baca Juga:Padi Reborn Hadirkan Konser Dua Delapan Versi Sinematik, Abadikan Momen Magis Panggung 360
Di NAFF 2026, Slaughterground berhasil masuk dalam jajaran 12 proyek terpilih dari total 258 proposal yang berasal dari 47 negara. Seleksi tersebut menempatkan film ini di antara proyek-proyek genre terbaik Asia yang berkesempatan dipertemukan dengan investor, distributor, sales agent, hingga calon mitra ko-produksi dari berbagai negara.
Selama mengikuti rangkaian NAFF Project Market, tim Slaughterground menjalani 27 pertemuan bisnis dengan pelaku industri film global. Hasilnya, proyek ini menjadi salah satu yang paling menonjol dengan memborong tiga penghargaan industri sekaligus pada malam penganugerahan 7 Juli 2026.
Tiga penghargaan yang berhasil diraih adalah Abnormal Studios VFX Award, Mocha Chai Laboratories Post Production Award, dan Hive Filmworks Inc. Cash Award. Penghargaan tersebut memberikan dukungan konkret berupa fasilitas visual effects, layanan pascaproduksi, hingga pendanaan untuk pengembangan proyek ke tahap berikutnya.
Tim produser menyebut penghargaan tersebut menjadi suntikan semangat besar bagi perjalanan film ini menuju tahap produksi. Mereka juga menilai pengakuan dari pelaku industri internasional membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada NAFF, BIFAN, dan seluruh mitra industri yang telah memberikan kepercayaan kepada Slaughterground. Penghargaan ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk terus mengembangkan film ini dengan standar kreatif dan produksi yang maksimal, sekaligus memperluas kolaborasi internasional agar kisah yang berakar dari Indonesia ini dapat menjangkau penonton di berbagai belahan dunia," ujar tim produser.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
