
Marshanda berperan sebagai pengacara muda korban kekerasan seksual dan berjuang untuk bangkit. (Istimewa)
JawaPos.com - Marshanda jadi korban kekerasan seksual di film Saat Aku Bersuara. Kejadian itu membuat dunia Nadia runtuh seketika di saat dirinya punya karier cemerlang sebagai pengacara muda. Dengan segala trauma yang diemban, Nadia berupaya bangkit untuk menyuarakan kebenaran.
Marshanda menuturkan bahwa Nadia merupakan salah satu peran yang paling menantang selama berkutat di dunia seni peran. Sebab, tokoh tersebut memiliki lapisan emosi yang beragam, kompleks, dan sulit untuk diselami.
Ada banyak fase yang dialami Nadia sebagai seorang penyintas. Mulai dari down, stres, depresi, membenci diri sendiri, merasa kotor, putus asa, sampai akhirnya bisa kembali bangkit dan berani bersuara.
“Paling menantang karena proses perjalanannya panjang. Dan di antara itu semua, yang paling sulit dan hebat adalah ketika bisa merasakan lagi sebuah harapan,” kata Marshanda di Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat.
Ibu satu anak tersebut menuturkan, ada sejumlah metode yang dilakukan selama menyelami emosi Nadia. Selain mengandalkan skrip, Marshanda juga berdiskusi dengan sejumlah penyintas yang mengalami hal serupa.
“Sebelum masuk ke mental, pasti aku minta banyak input, cari informasi sana-sini, belajar juga nanya ke orang-orang yang pernah mengalami, ngobrol sama sutradara dan pemain lain,” ucap Marshanda.
Baca Juga:Didi Riyadi Comeback Main Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Dituntut Berdialog Bahasa Jawa-Inggris
Selain itu, Marshanda juga melibatkan trauma masa lalunya untuk bisa menghidupkan karakter Nadia dengan natural.
“Kalau Caca merasakan trauma, aku buat rasa itu terlibat ketika aku menjadi Nadia. Cuma aku nggak tahu jadinya sama apa nggak,” jelas dia.
Saat Aku Bersuara disutradarai oleh Sonu Samtani dan ditulis Tisa TS, mengangkat isu sosial perihal pelecehan seksual yang kerap dialami banyak orang, khususnya perempuan. Film tersebut mengajak masyarakat untuk berani bersuara.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
