
Didi Riyadi comeback ke industri perfilman di film Takkan Kubiarkan Kau Menangis. (Langit Pictures)
JawaPos.com - Didi Riyadi comeback ke industri perfilman setelah satu dekade absen. Dia memerankan karakter Dedi di film Takkan Kubiarkan Kau Menangis.
Meski sama-sama dikisahkan terjun ke dunia musik. Namun, Didi mengaku banyak tantangan yang dihadapi selama mendalami karakter tersebut.
Di antaranya, menghidupkan jiwa sebagai orang tua dari satu anak remaja bernama Emil yang diperankan Emilio Cortizo.
Baca Juga:Singgung Janji hingga Merelakan Sosok Dicinta, Ari Lasso- Drearly Djoshua Kembali Dikabarkan Putus
“Ini tentu jadi spektrum yang berbeda lagi sih menurut saya. Jadi bagaimana saya bisa memerankan Dedi, seorang ayah anak satu laki-laki yang juga suka nge-band,” ucap Didi saat ditemui di kawasan Jakarta Timur.
Di film tersebut, Dedi merupakan sosok ayah yang sangat royal dan all out dalam mendukung minat anak muda dalam meraih mimpinya sebagai anak band. Bukan cuma untuk sang putra, namun juga kepada anak-anak lainnya.
Dedi tak segan-segan memfasilitasi hingga mendanai mereka agar bisa terus melahirkan karya. “Pendalamannya bukan sebagai anak band lagi, tapi seorang ayah yang punya anak suka nge-band dan jadi tempat bernaung anak-anak yang lain,” papar Didi.
Sementara di kehidupan nyata, aktor berusia 44 tahun itu belum pernah membina rumah tangga dan memiliki keturunan. Selain itu, tantangan terbesar lainnya adalah berakting menggunakan logat dan aksen Jawa.
Didi menyatakan bahwa ini merupakan pengalaman perdananya melakoni tuntutan tersebut. “Ini pertama kali saya bermain dengan logat dan aksen Jawa yang medok. Nah, sedangkan saya kalau bicara sehari-hari kan nggak seperti itu,” ujar dia.
Tidak berhenti sampai di situ, drummer grup musik Element tersebut juga harus menguasai dua budaya campuran. Saat berinteraksi dengan sang anak, Didi harus fasih menggunakan bahasa Jawa dan Inggris.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022