
Terdakwa kasus peredaran narkotika di dalam rumah tahanan (rutan) Muhammad Ammar Akbar alias Ammar Zoni lima terdakwa lain menjalankan sidang lanjutan atas kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Terdakwa Ammar Zoni menceritakan perjalanan hidupnya sejak kecil hingga usia dewasa dalam nota pembelaan atas kasus dugaan peredaran narkoba yang terjadi di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, pada awal tahun 2025.
Di hadapan majelis hakim PN Jakarta Pusat, Ammar Zoni mengaku tumbuh dari keluarga berkecukupan. Dia dididik dengan disiplin tinggi oleh orang tuanya dan dengan ajaran agama yang cukup baik.
Semua berubah ketika Ammar Zoni kehilangan adik dan ibundanya. Mereka meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Ammar berubah jadi anak nakal, suka berantem, sering bolos sekolah, suka minum-minuman, hingga mengenal obat-obatan.
Saking bandelnya Ammar Zoni, dia sampai diasingkan dari Jakarta dibawa ke Sumatera Barat untuk diasuh oleh kakek-neneknya. Di sana, Ammar Zoni harus membantu kakeknya bertani. Selain itu, dia juga belajar ilmu bela diri silat.
"Saya belajar silat dan agama di surau. Selama 3 tahun saya berhasil menjadi atlet pencak silat, mendapat medali perunggu Porprov Sumbar 2011, dan meraih penghargaan tingkat internasional 2016," ujar Ammar Zoni.
Gara-gara prestasinya di dunia silat, pintu-pintu kesuksesan Ammar Zoni jadi terbuka lebar.
"Saya melihat dunia sampai ke Hongkong, ke Singapura, Malaysia, Brunei, dan yang terpenting membawa saya ke industri hiburan tanah air," ungkap Ammar Zoni.
Menurut Ammar Zoni, kesuksesannnya di dunia hiburan terjadi berkat sinetron 7 Manusia Harimau. Dia jadi dikenal oleh banyak orang hingga memiliki penghasilan yang besar.
"7 Manusia Harimau telah merubah saya dari anak piatu berandalan menjadi seorang selebriti terkenal di umur saya 19 tahun," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022