
Marshel Widianto merasa tidak menjadi boneka partai kendati pencalonannya gagal total setelah Ahmad Riza Patria memutuskan mundur sebagai Calon Wali Kota Tangsel. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komika Marshel Widianto sempat dirawat di rumah sakit akibat penyakit yang dideritanya. Dia jatuh sakit menyusul istrinya yang lebih dulu sakit dan sempat dirawat di salah satu rumah sakit.
Menurut Marshel Widianto, dirinya bersama sang istri yang bergiliran tumbang dan dirawat di rumah sakit selama sekitar 2 bulan, memberikan pembelajaran berharga bagi Marshel dan keluarga.
"Benar-benar dua bulan kita full di rumah sakit. Awalnya istri saya, habis itu saya. Benar-benar nggak keluar dari rumah sakit," ujar Marshel Widianto saat ditemui di bilangan Mampang, Jakarta Selatan.
Kondisi kesehatan Marshel Widianto tumbang akibat kecapekan terlalu memforsir diri dengan bekerja. Suami Yansen Indiani alias Cesen eks JKT48 mengakui bahwa dirinya nyaris tidak pernah menolak pekerjaan yang masuk selama ini.
Marshel Widianto bisa bekerja dari pagi ketemu pagi lagi demi mengumpulkan uang yang banyak. Namun setelah jatuh sakit, Marshel Widianto jadi merasa ada yang harus dikoreksi dari setumpuk pekerjaannya.
Kini, Marshel Widianto tidak mau lagi mengambil semua job yang masuk. Dia memilih menyeleksi pekerjaan demi memperhatikan kondisi kesehatan fisiknya.
"Sekarang membatasi waktu untuk bekerja, nggak semua pekerjaan gua ambil. Kalau dulu dari pagi ke pagi gua ambil, kalau masih bisa melek ya kerja," ujar Marshel Widianto.
Marshel tidak mengambil semua job yang masuk juga supaya bisa lebih banyak waktu kebersamaannya dengan istri dan anak. Marshel Widianto mengakui selama ini waktu kebersamaan dengan keluarga sangat sedikit.
"Kalau dulu gua benar-benar kerja terus, sama anak-anak waktunya seadanya saja gitu. Sama istri juga nggak bisa ngobrol dari hati ke hati, akhirnya bisa ngobrol waktu di rumah sakit," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
