
Daniel Mananta. (YouTube: Kasisolusi)
JawaPos.com - Daniel Mananta sempat diduga netizen akan menjadi mualaf atau masuk ke dalam agama Islam.
Dugaan tersebut terjadi lantaran Daniel Mananta kerap menghadirkan narasumber yang beragama Islam dalam sejumlah konten di kanal YouTube pribadinya dan kerap menyinggung tentang Tuhan dan spiritualitas.
Dugaan netizen nyatanya tidak terbukti sampai sekarang karena Daniel Mananta tetap memilih agama Katolik yang diyakininya sebagai kebenaran dan jalan keselamatan.
Dalam kanal YouTube kasisolusi, Daniel Mananta menegaskan bahwa dirinya belum ada ketertarikan untuk pindah agama mengingat dia sangat yakin dengan agama yang diyakininya sebagai yang terbaik untuknya.
Baca Juga:Syekh Ahmad Al Misry Terseret Kasus Pelecehan Seksual SAM, Singgung Ghibah hingga Keadilan
"Nggak ada masalah dengan Islam, justru gua yang bermasalah kalau misalnya gua sampai masuk Islam. Karena Yesus sudah begitu baik dan sayang sama gue sebegitunya," ujar Daniel Mananta.
Pria berusia 44 tahun sampai ke satu pertanyaan apakah dirinya bisa memeluk agamanya sekarang di usia dewasa seandainya Daniel Mananta terlahir di keluarga muslim atau agama lain.
"Kalau misalnya saya lahir sebagai muslim, apakah saya sejatuh cinta ini sama Yesus? Jawabannya kemungkinan besar iya, saya tetap jatuh cinta sama Yesus karena pengalaman-pengalaman hidup saya," kata Daniel Mananta.
Dia mengaku sangat menikmati menjalani agama yang dia anut sekarang. Daniel Mananta memiliki keyakinan bahwa agamanya mampu menyelamatkan hidupnya dari dosa-dosa yang telah dia lakukan.
"Yesus memilih saya untuk menjadi pengikutnya dan dia membeli saya untuk menjadi pengikutnya, dia harus mati di kayu salib. Dia harus mati di kayu salib untuk menebus dosa saya yang selama ini borok banget," katanya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
