
Kimberly Ryder berbagi pengalaman menjadi ibu. (Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com-Punya dua anak yang masih kecil, Kimberly Ryder mengaku suka mengalami kejadian-kejadian tak terduga dari buah hatinya. Sama seperti ibu-ibu pada umumnya, gadget atau gawai pribadi Kimberly kerap rusak Rayden dan Aisyah ketika digunakan untuk menonton video atau bermain game.
“Ada saat-saatnya mereka mungkin clumsy, tiba-tiba jatuh. Atau ditaruhnya di tempat yang nggak benar, kesenggol terus jatuh. Itu udah biasa. Bahkan, sampai kacanya pecah,” kata Kimberly saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Selain menasihati, dia punya siasat lain untuk menanggulangi hal serupa ke depannya. Yakni, memilih casing atau pelindung handphone sesuai dengan kebutuhan. Sebab, tak dipungkiri Kimberly sebelumnya hanya mengedepankan gambar atau warna kesukaannya.
Demi menunjang penampilan tanpa memikirkan aspek keamanan.
“Mikirin estetiknya doang. Tapi sekarang aku juga nyari yang keren, stylish, dan biasanya ada MagSafe di belakang biar gampang nempel kayak Skinarma ini. Jadi, hopefully tahan banting,” ucap Kimberly.
Menurut dia, casing handphone juga menjadi salah satu penunjang rasa percaya diri. Karena itu, pemain film Sukma tersebut tidak ingin sembarangan memilih aksesoris untuk melindungi gawainya.
“Ada harga ada kualitas. Nggak apa-apa keluarin ratusan ribu daripada jutaan buat benerin handphone rusak,” cetus Kimberly.
Di era saat ini, teknologi menjadi salah satu produk yang tidak hanya berfungsi untuk menunjang gaya hidup. Namun, sudah menjadi bagian dari kebutuhan.
Fenomena teknologi berpadu gaya hidup menjadi inspirasi label techwear asal Indonesia, Machine56; dengan brand Singapura, Skinarma. Lead Principal Designer Skinarma Darren menyebut bahwa ini merupakan kolaborasi apik dari brand mereka masing-masing.
“Kami sama-sama memiliki bahasa desain yang kuat serta komitmen yang sama dalam menggabungkan fungsi dan estetika. Hasilnya bukan hanya koleksi yang dikenakan, tetapi juga menjadi pernyataan visual dalam dunia fashion masa depan,” kata Darren.
Kolaborasi tersebut juga menjadi pengalaman berkesan bagi Yoga selaku Founder Machine56.
“Kami melihat ini sebagai representasi semangat bersama dalam mengekplorasi desain yang berani, inovatif, dan fungsional. Huga momen sempurna di mana teknologi mobile bertemu dengan estetika khas,” ujar Yoga.
Selain pelindung gawai, kolaborasi mereka juga menghadirkan berbagai aksesoris gaya hidup lainnya seperti AirPods case, backpack, dan clutch yang multifungsi. Serta produk pakaian seperti t-shirt dan racing jacket hingga yang eksklusif wearable art helmet dengan identitas visual kolaborasi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
