Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 November 2024 | 02.21 WIB

Bahas Album Ceriwis Necis, Band Dongker Disidang di DCDC Pengadilan Musik

Band punk asal Bandung, Dongker, tampil di DCDC Pengadilan Musik. (Istimewa) - Image

Band punk asal Bandung, Dongker, tampil di DCDC Pengadilan Musik. (Istimewa)

JawaPos.com–Band punk asal Bandung, Dongker, menjadi terdakwa di edisi ke-60 DCDC Pengadilan Musik. Grup ini diadili atas karya fenomenalnya serta tur album Ceriwis Necis yang mencakup sejumlah kota di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, dan Malaysia. Persidangan berlangsung langsung pada 22 November di The Park Jabar VOC Inlander Koffiehuis, Bandung.

Dalam sidang tersebut, dua jaksa penuntut Pidi Baiq dan Budi Dalton, menyoroti rekam jejak Dongker, khususnya album perdana Ceriwis Necis. Sebagai terdakwa, Dongker didampingi dua pengacara dari dunia musik, Yoga PHBdan Rully Cikapundung.

Agus Danny Hartono, perwakilan DCDC, menyebut Dongker sebagai band yang aktif berinovasi. Terbaru, mereka meluncurkan buku kreatif sebagai interpretasi 17 lagu dalam album Ceriwis Necis. Buku setebal 340 halaman itu menggabungkan puisi, cerpen, naskah drama, ilustrasi, iterasi coding, hingga desain, dan dirilis eksklusif di acara tertentu.

Dongker saat ini menjadi salah satu band garis depan yang kaya inovasi. DCDC Pengadilan Musik memanggil mereka untuk mempertanggungjawabkan karya-karya luar biasa yang telah disebarluaskan,” ujar Danny.

Band yang beranggotakan Delpi Suhariyanto (gitar/vokal), Arno Zarror (gitar/vokal), Bilal Ahmad (bass), dan Dzikrie Juliogian (drum), menyampaikan keterangan di depan Hakim Ketua Man Jasad serta warga DCDC yang hadir. Proses persidangan dipandu Eddi Brokoli selaku panitera.

Ketika ditanya tentang konsep Ceriwis Necis, Arno Zarror menjelaskan bahwa mereka ingin menciptakan karya inovatif yang anti mainstream. Album ini bahkan telah dirilis di lima negara, Indonesia, Taiwan, Jepang, Malaysia, dan Singapura, mendapat sambutan positif.

”Kami bekerja sama dengan 17 penulis untuk menginterpretasi lagu-lagu kami. Yang paling rumit adalah iterasi coding karena itu medium yang tidak umum,” ungkap Arno.

Lagu andalan mereka, Bertaruh Pada Api, menjadi pintu masuk untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Sejak debut pada 2019 dengan demo dan EP Upaya Memaki, Dongker terus konsisten merilis karya baru. Album Ceriwis Necis yang diluncurkan pada Mei 2024 ini berisi 17 lagu dan mendapat respons positif dari pecinta musik Tanah Air.

Satu bulan setelah album dirilis, Dongker menggelar tur album ke belasan kota besar di Jawa, Bali, Sumatera, serta Malaysia. Mereka tampil di Kuala Lumpur, Melaka, dan Johor Bahru, bertemu langsung dengan para penggemar.

Kini, Dongker bersiap untuk meluncurkan edisi piringan hitam (vinyl) sebagai langkah berikutnya.

”Kami akan merilis 300 keping vinyl di awal 2025 bersama Disaster Records. Vinyl ini kami anggap sebagai ijazah bagi musisi dan kenangan yang bisa dinikmati di masa depan,” ujar Delpi Suhariyanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore