
Erina Gudono, istri dari Kaesang Pangarep. (Instagram)
JawaPos.com–Ribut kawal putusan MK soal RUU Pilkada juga berimbas kepada Erina Gudono. Erina, istri dari Kaesang Pangarep itu pun tak luput dari serangan para netizen Indonesia.
Sebelumnya, Erina mengunggah beberapa story sedang mempersiapkan studi S-2 di luar negeri, University of Pennsylvania. Hari ini, Erina terlihat tidak mengunggah story di Instagram. Berbeda dengan kemarin, saat Erina masih mengunggah beberapa story yang terlihat didampingi Kaesang. Erina sempat membeli roti seharga Rp 400 ribu hingga stroller mahal.
Hari ini, story Erina di Instagram pun lenyap. Namun, netizen Indonesia meninggalkan beberapa komentar di unggahan terakhir di Instagram mantu Joko Widodo tersebut, Presiden Indonesia.
Salah satunya @umeirfawwas. ”Gusti Allah mboten sare loh mba,”.
”Mba ditunggu review stroller Rp 30 jt, roti 400 rb dan akomodasi private jet mevvah sekali mashaAllah, sukses usaha suaminya,” ujar @viraniaw.
Komentar di unggahan Erina pada 6 hari lalu itu telah dikepung lebih kurang 30 ribu netizen.
Hingga kini, gelombang aksi untuk kawal putusan MK pun masih bergeliat. Salah satunya di Surabaya.
Ribuan massa mulai memadati kawasan Jalan Indrapura Surabaya sejak pukul 12.58. Massa tersebut berasal dari mahasiswa, buruh, hingga masyarakat Surabaya. Polisi pun siaga di seluruh kantor pemerintahan untuk pengamanan aksi kawal putusan MK RUU Pilkada.
Lemparan botol itu diawali dari barisan paling belakang massa yang tergabung seluruh elemen itu. Ada mahasiswa, masyarakat, hingga buruh.
Sebelumnya, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengatakan, menyiagakan seluruh petugas untuk di semua tempat atau kantor pemerintahan. Seperti DPRD Surabaya, DPRD Provinsi Jawa Timur, hingga Grahadi, untuk aksi kawal RUU Pilkada.
”Ya disiagakan, semua dijaga untuk pengamanan aksi hari ini,” kata Haryoko saat dikonfirmasi JawaPos.com di Surabaya.
Pantauan JawaPos.com, jumlah massa lebih kurang ribuan itu mulai menyesaki Jalan Indrapura Surabaya sekitar pukul 12.58. Mereka turun ke jalan untuk mengawal keputusan MK terkait RUU Pilkada.
”Keputusan MK keputusan mutlak. Hari ini, DPR kita telah mencederai konstitusi negara,” kata salah satu mahasiswa berorasi dengan lantang memakai TOA.
Selain berorasi dan memekikkan kata merdeka, para massa aksi damai itu juga menyanyikan lagu menyindir keadilan di era pemerintahan Jokowi.
”Potong-potong roti, keadilan sidang mati. Rakyat dibohongi. Mahasiswa turun aksi,” seruan lagu orasi mahasiswa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
