
Kompetisi melamun di tahun 2023 yang diselenggarakan di jembatan Jamsu di atas Sungai Han di Seoul (21/5). (Newsis)
JawaPos.com - Punya kebiasaan melamun tapi sering dicibir oleh sekitar? Buktikan jika hobi melamun memiliki manfaat dengan mengikuti kompetisi melamun tahunan di Seoul.
Kompetisi melamun tahunan di kota Seoul akan kembali digelar pada pukul 16.00 waktu setempat, pada tanggal 12 Mei 2024 di Jembatan Jamsu di atas Sungai Han.
Kompetisi melamun ini akan menandai penyelenggaraan ketujuh kalinya di tahun ini, acara tersebut bertujuan untuk mengubah norma sosial yang lazim bahwa menghabiskan waktu luang adalah hal yang sia-sia.
Serta menyebarkan gagasan, bahwa menghabiskan waktu tanpa melakukan apapun seperti melamun dapat menjadi sesuatu yang berharga.
Acara ini telah mendapat perhatian besar sejak penyanyi R&B dan hip hop asal Korea Selatan, Crush menjadi pemenang pertama acara ini pada tahun 2016.
Peraturan dalam perlombaan ini cukup mudah, para peserta akan diminta untuk duduk diam dan tidak melakukan apapun selama 90 menit.
Namun peserta yang tertangkap sedang berbicara, memeriksa ponsel, bergerak, atau tertidur akan langsung didiskualifikasi.
Pemenang akan ditentukan berdasarkan data detak jantung, dan pemungutan suara di tempat berlangsungnya perlombaan.
Penyelenggara akan mengukur detak jantung peserta setiap 15 menit, dan memberikan poin. Mereka yang mempertahankan kestabilan grafik detak jantung, atau menunjukkan kurva yang menurun akan tetap mengikuti lomba.
Sedangkan untuk pemungutan suara, penonton di tempat akan memilih mana yang menurut mereka memiliki performa terbaik.
Para peserta dapat mengungkapkan kebutuhan mereka, dengan menunjukkan kartu warna kepada penyelenggara. Misalnya, kartu biru berarti mereka membutuhkan air, kartu merah berarti mereka perlu dipijat, dan kartu kuning berarti mereka perlu di kipasin untuk mendinginkan diri.
Dikutip dari The Korea Times, pemenang pertama akan mendapatkan piala beserta sertifikat, sedangkan pemenang kedua dan ketiga akan mendapatkan sertifikat.
Pemerintah kota akan memilih 70 tim untuk berpartisipasi, satu tim dapat beranggotakan hingga tiga orang. Pendaftaran akan diterima hingga tengah malam pada hari Senin (29/4).
Daftar final peserta akan diumumkan pada pukul 11.00 waktu setempat, tanggal 6 Mei 2024 melalui situs web pemerintah kota.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
