
Band Kotak.
JawaPos.com–Band Kotak diterpa ujian dengan layangan somasi oleh mantan personelnya. Posan Tobing dan Pare melayangkan somasi kepada Band Kotak untuk tidak membawakan lagu-lagu yang telah diciptakannya.
Tak tinggal diam, Band Kotak layangkan somasi balik kepada Posan Tobing. Sudah cukup lama mereka diam, Band Kotak bersama kuasa hukumnya Sheila A. Salomo itu menanggapi somasi yang dilayangkan Posan Tobing dan Pare.
Sheila mengatakan, sudah waktunya mereka melakukan konferensi pers terhadap berita-berita yang beredar di media sosial dan menjawab somasi terbuka Posan dan Pare. Pihaknya tidak akan tinggal diam bila Posan Tobing melakukan serangan terus-menerus.
”Kami sebetulnya sedang mempertimbangkan karena bagi kami, diam saja bukan berarti takut. Ya kita diam saja supaya situasi baik dan kondusif. Tapi kalau terus diserang kami mempertimbangkan itu (ke ranah hukum),” ujar Sheila.
Menjawab persoalan terkait nama kepemilikan Band Kotak yang dianggap hak milik Posan, Sheila menjelaskan, nama Kotak muncul dalam sebuah event pencarian bakat dream band atas persetujuan beberapa pihak manajemen.
Sheila menuturkan terkait ketidakwajiban Band Kotak membayar royalti performance yang diajukan Posan karena sudah lama Kotak tidak ingin menyanyikan lagu ciptaan mereka. Diperkirakan pada 15 November Band Kotak juga telah sepakat tidak menyanyikan lagu ciptaan Julia Angel/Pare.
Menurut dia, somasi terkait pelarangan pembawaan lagu ciptaan Posan dan Pare tidak perlu dilayangkan karena sudah lama Band Kotak tidak menyanyikan lagu-lagu tersebut. Namun, yang menjadi perhatian Sheila dan personel Band Kotak adalah somasi terkait pelarangan lagu yang diciptakan bersama.
”Kami harus menyatakan sikap. Kami keberatan terhadap pelarangan lagu, wong kami juga sama-sama penciptanya. Bagaimana kami selaku pencipta dilarang menyanyikan lagu ciptaan sendiri, berdasar hal itu kami somasi balik,” ujar Sheila, hukum Band Kotak.
Band Kotak kembali melayangkan somasi kepada Posan Tobing karena larangan membawakan lagu ciptaan bersama. Sheila minta Posan segera mencabut pelarangan terhadap lagu-lagu yang diciptakan bersama.
Mereka kembali menegaskan, terkait pembayaran royalti performance telah dicantumkan pada kontrak terbaru. Pada kontrak tersebut, terdapat aturan pihak penyelenggara untuk membayarkan royalti performance sebelum Band Kotak manggung.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
