Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 November 2025 | 04.49 WIB

Ingatkan Kasus David Ozora, Band Sukatani, Anggy Umbara, hingga Chicco Jerikho Geruduk Gedung KPK

Sejumlah artis dan musisi menggeruduk gedung KPK, mengingatkan bahaya korupsi yang mengancam moral bangsa. (istimewa) - Image

Sejumlah artis dan musisi menggeruduk gedung KPK, mengingatkan bahaya korupsi yang mengancam moral bangsa. (istimewa)

JawaPos.com  - Masih ingat dengan kasus David Ozora, korban kasus penganiayaan berat dilakukan oleh Mario Dandy dan kawan-kawan pada Februari 2023 silam ? Kasus tersebut diangkat ke layar lebar dengan alur peristiwa 90 persen sama dengan kejadian yang sebenarnya.

Film Ozora menampilkan peristiwa yang diadaptasi secara langsung dari kejadian nyata untuk tujuan memberikan representasi autentik atas apa yang sesungguhnya terjadi. Film Ozora akan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025 mendatang.

Berbekal semangat yang sama dengan film Ozora, sejumlah artis mulai dari band Sukatani, Armia and The Shadows, Chicco Jerikho, Sinyo, ustadz muda Cholidi, hingga sutradara Anggy Umbara menggeruduk gedung KPK menggelar aksi musikal dan orasi untuk penyampaian aspirasi.

Hadir pula Jonathan Latumahina, ayahanda dari David Ozora, yang dalam beberapa tahun terakhir dikenal publik luas sebagai salah satu figur yang vokal sekali dalam menyuarakan keadilan.

Mereka menyuarakan pesan penting terkait gerakan anti korupsi, penegakan hukum tanpa pandang bulu, hingga menyikapi banyaknya kasus korupsi yang terjadi di berbagai penjuru negeri.

Sutradara Anggy Umbara mengatakan, uang yang didapat dari hasil korupsi tidak akan berkah ketika diberikan untuk keluarganya. Sebaliknya, uang dari hasil korupsi akan melahirkan anak yang bandel dan tidak benar karena mereka disuapi makan dan minum dari uang haram.

“Generasi koruptor melahirkan generasi pembully,” kata Anggy Umbara lantang di atas panggung di depan gedung KPK, dalam keterangannya.

Sejumlah artis melakukan aksi musikal dan orasi damai menyuarakan pesan-pesan untuk melawan segala bentuk kejahatan dan ketidakadilan. Terutama menggelorakan perang terhadap korupsi yang banyak terjadi di berbagai penjuru negeri.

Mereka menggelar aksi musikal dan orasi damai di depan gedung KPK untuk tujuan mengingatkan publik dan para penegak hukum,bahaa pemberantasan korupsi bukan hanya isu politik, tapi isu yang sangat penting karena merupakan fondasi moral bangsa. 

Aktor Chicco Jerikho dalam orasinya mengungkapkan akan pentingnya keberanian untuk menyuarakan kebenaran. Menurutnya, apapun cara-cara biadab untuk membungkam kebenaran, Tuhan punya cara tersendiri untuk tetap mengungkap kebenaran. 

"Kebenaran tidak bisa dibungkam," kata Chicco Jerikho disambut gegap gempita banyak orang yang hadir.

Sementara itu, Jonathan Latumahina menegaskan bahwa gagasan “rakyat berkuasa” bukan omong kosong, melainkan potensi nyata yang bisa terjadi kapan saja di Indonesia. Terutama ketika masyarakat berdiri bersama, bersuara lantang, dan menolak segala upaya pembungkaman.

Adapun band Sukatani memanaskan panggung dengan membawakan lagu-lagu yang penuh dengan kritikan pedas dan tajam. Salah satu lagu yang dibawakannya yaitu lagu menggetarkan berjudul “Gelap Gempita”. Dengan aransemen yang intens dan lirik yang berlapis makna, penampilan Sukarani di depan Gedung KPK berubah menjadi semacam mantra kolektif menusuk mereka yang menghalalkan segala cara demi kekuasaan dan uang.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore