Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Mei 2023 | 03.49 WIB

Bongkar Video Rebecca Klopper, Roy Suryo Ngaku Pakai Tools yang Sama dengan Kasus Ariel-Luna-Cut Tari

Rebecca Klopper - Image

Rebecca Klopper

JawaPos.com - Pakar telematika Roy Suryo menyampaikan delapan poin dalam menyikapi beredarnya video syur mirip Rebecca Klopper yang sempat viral di media sosial beberapa hari belakangan. Delapan poin yang disampaikan Roy Suryo ini mencakup sejumlah hal, mulai dari analisisnya yang disebut bersifat ilmiah, hingga sosok pria yang ada dalam video syur 47 detik.

Roy Suryo akhirnya menyampaikan sejumlah poin tersebut berdasarkan banyaknya pertanyaan sekaligus permintaan yang secara khusus ditujukan kepada dirinya dari sejumlah pihak. Berikut analisis Roy Suryo terkait video syur Rebecca Klopper.

1. Secara pribadi saya tidak mengenal Saudari RK (Rebecca Klopper) beserta keluarganya, sehingga pendapat ilmiah yang saya berikan (semenjak kemarin) memang insya Allah benar-benar didasarkan oleh fakta obyektif, ilmiah, dapat dipertanggungjawabkan secara science dan bertujuan untuk Kepentingan publik semata.

2. Saya terus terang justru simpati (kasihan) kepada Saudari RK jika kasus ini dibiarkan mengambang, hanya viral sebagai isu tanpa ada penjelasan ilmiah yang bisa digunakan untuk penyelesaian hukumnya, apalagi sebelumnya ada pendapat tidak tegas yang hanya berdasar ilmu "cocokologi" yang malah membuat kasus ini liar menjadi konsumsi gossip belaka.

3. Oleh karenanya dengan tegas dan jelas pendapat ilmiah awal saya memang sudah langsung menyatakan "tidak perlu lagi harus dipertanyakan asli/tidaknya video berdurasi 47 tersebut" karena semuanya sudah jelas dan mudah untuk ditemukan dan ditentukan ciri-ciri identiknya yang bisa digunakan dalam pengusutan kasus video asusila yang salah satunya melibatkan Saudari RK.

4. Secara ilmiah seperti biasa saya selaku menggunakan tools yang sama seperti ketika menguji kasus-kasus sejenis di masa lalu (Ariel-Luna-Cut Tari, Maria Eva, Gisel-Nobu, dsb) yakni dengan Face Comparison, Uji Matrix, dan Separasi Gambar menggunakan sampel-sampel sahih dari masing-masing subyek yang diteliti, sehingga hasil yang didapat selalu dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan hukum. Hasil ini penting, karena semuanya menyangkut nama baik seseorang.

5. Hal ini sebenarnya bertujuan juga dalam kaitan membantu Saudari RK agar jangan terlalu lama berada dalam ketidakpastian hukum (atau malah menghindar dan mengelak) yang justru akan membuatnya makin dalam posisi yang kurang menguntungkan dalam Kasus ini. Sehingga yang bersangkutan dapat kolaboratif membantu pihak-pihak yang berwenang nantinya untuk mengusut tuntas kasus yang meresahkan masyarakat ini.

6. Tegasnya, dengan tidak perlu lagi mempersoalkan "asli/tidak"-nya video yang jelas-jelas mudah dibuktikan dengan ciri-ciri properti yang dipakai serta tanda-tanda fisik di tubuh yang bersangkutan, Saudari RK malah bisa cepat membantu pihak-pihak terkait untuk mengungkap siapa yang membuat dan menyebarkan video berdurasi 47". Karena secara teknis Saudari RK memang terlihat bukan sebagai perekam video, meski untuk soal penyebarannya harus dibuktikan lagi yang terlibat atau tidak nantinya.

7. Ini poin yang banyak ditunggu-tunggu, ketika saya ditanyakan "siapa" pria yang berada dalam video tersebut. Terus terang secara teknis ilmiah memang tidak mudah bisa ditemukan dengan hanya berdasar (maaf) "barang"-nya yang terlihat sebagian dalam Video tersebut. Namun hal tersebut jugalah yang dapat digunakan dalam uji fisik forensik nantinya bilamana si pria sudah ditemukan dan diuji oleh pihak berwajib untuk mengkomparasikan secara fisik dengan yang bersangkutan.

8. Namun demikian, at last but not least, teknologi mungkin dapat digunakan untuk makin mendekatkan target subyek yang harus dicari oleh pihak berwajib dalam kasus ini, yakni dengan menelaah Metadata dalam video 47 tersebut sehingga perlu dicari sampai tiga tahun ke belakang sesuai dengan tahun timestamp pembuatan video tersebut atau setidak-tidaknya periode waktu tahun tersebut sampai sekarang.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore